Home > EKONOMI & BISNIS > Pertamina MOR IV Siapkan Tambahan 10% LPG 3 Kg Menjelang Natal Dan Tahun Baru

Pertamina MOR IV Siapkan Tambahan 10% LPG 3 Kg Menjelang Natal Dan Tahun Baru

SEMARANG[Kampusnesia] – Pertamina Marketing Operation Region (MOR) IV Jateng dan DIY siapkan persediaan LPG 3 Kg, untuk memenuhi kebutuhan masyarakat konsemen menjelang liburan Natal dan Tahun Baru mendatang.

Andar Titi Lestari, Manager Communication Pertamina MOR IV Jateng/DIY mengatakan pasokan LPG 3 Kg di wilayah Jateng dan DIY menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2018, bakal ditambah hingga 10% dari kebutuhan normal.

“Pertamina jauh sebelumnya telah menganitisipasi kenaikan konsumsi produk LPG 3kg sebesar 10%, dibandingkan dengan rata-rata normal harian tahun ini di wilayah Jateng dan DIY,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini rata-rata konsumsi LPG 3 Kg per bulan untuk wilayah Jateng mencapai 74.595 MT (Metrik Ton), atau setara 24.986.296 tabung dan mennjelang liburan Natal dan Tahun mendatang khusus Jateng telah disiapkan hingga 27.484.926 tabung atau setara dengan 82.455 MT.

Sedangkan wilayah DIY rata-rata per bulan konsumsi LPG 3 kg sebanyak 2.821.832 tabung atau setara dengan 8.465 MT, menjelang Natal dan Tahun Baru 2018 juga telah disiapkan mencapai 3.104.015 tabung setara 9.312 MT.

Ketahanan suplai dan stok LPG, lanjutnya, juga ditunjang dengan keberadaan 830 SPBU yang tersebar di wilayah Jateng dan DIY, sebagai alternatif pilihan masyarakat mendapatkan LPG 3kg.

“SPBU ini sebagai stabilisator yang kami tugaskan layaknya Pangkalan yang juga menjual LPG 3 kg sesuai dengan harga HET yang berlaku sebesar Rp15.500 dan mengisi Logbook, sehingga pengguna LPG 3 kg tetap menyertakan Kartu identitas sebagai data,” tuturnya.

Selama masa Satgas Natal dan Tahun, dia menambahkan seluruh pangkalan di Jateng dan DIY sebanyak 39.431 unit akan menjadi Pangkalan Siaga dan mulai beroperasi hingga hari Minggu, sejak H-10 sampai H+10 setelah Tahun Baru.

“Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir karena Pertamina memastikan ketersediaan LPG 3kg terjaga sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Dia menuturkan dukungan penuh dari masyarakat diharapkan dapat ikut mengawasi keperuntukan LPG 3 Kg, terutama untuk rakyat miskin dan para usaha mikro, sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM no 26 Tahun 2009 tentang penyediaan dan pendistribusian LPG sangat diperlukan.

“Jika terdapat kecurangan di pangkalan dan agen, diharapkan masyarakat dapat segera melaporkan kepada Disperindag setempat dan layanan contact center pertamina 1-500-000,” tutur Andar. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 53 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *