Home > EKONOMI & BISNIS > RUPSLB SidoMuncul Setujui Masuknya Dua Komisaris Baru

RUPSLB SidoMuncul Setujui Masuknya Dua Komisaris Baru

JAKARTA[Kampusnesia] – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk yang berlangsung di Jakarta, Rabu (31/1) memutuskan masuknya dua komisaris baru, setelah para pemegang saham menyetujui.

Kedua komisaris baru itu, Eric Marnandus dan Ronnie Behar dengan jabatan status Komisaris Independen menggantikan Budi Setiawan Pranoto yang telah mengundurkan diri beberapa waktu lalu.

Komisaris baru itu, berasal dari Affinity Equity Partners sebuah perusahaan ekuitas swasta yang bergerak dalam investasi di perusahaan di kawasan Asia.

Direktur SidoMuncul, Irwan Hidayat menuturkan masuknya kedua komisaris independen itu, untuk melakukan penjajakan penambahan modal perusahaan.

“Penambahan modal rencana akan direalisasikan ke depan, namun belum diketahui nilai besarnya dan sebelumnya akan dilakukan penjajakan lebih dulu,” ujarnya.

Menurutanya, besaran tambahan modal akan diputuskan dan diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) SidoMuncul yang dijadwalkan digelar pada Maret 2018 mendatang.

“Masuknya kedua komisaris baru itu, dalam rangka untuk menjajaki hal tersebut,” tutur Irwan.

Sementara itu, Eric mengatakian pihaknya masih akan melihat kondisi dan peluang perkembangan perusahaan jamu itu ke depan.

“Kita masih banyak hal yang perlu dirapatkan dengan manajemen. Ya kita lihat dulu, mungkin dalam beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Seperti diketahui saat ini porsi kepemilikan saham mayoritas SidoMuncul sebesar 81% dikuasai oleh PT Hotel Candi Baru 81% dan sisanya 19% dimiliki publik.

Tahun ini SidoMuncul bakal menggarap serius pasar ekspor dan akan diprioritaskan ke negara Filipina, setelah merealisasikan dua produk andalannya  pada pendaftaran Food and Drug Adiministration Philippines, sebagai upaya untuk memperlancar ekspor ke negara tetangga itu.

Dua produk andalan Tolak  Angin dan Kuku Bima Energi telah mendapatkan izin edar, untuk Tolak Angin pada 16 Oktober 2017 lalu, sedangkan Kuku Bima Energi 10 Oktober 2017, disusul pembukaan kantor cabang yang berbasis di Manila, Filipina. (dtc/rs)

 

* Artikel ini telah dibaca 266 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *