Home > HEADLINE > Kerukunan Warga Semarang Dibuktikan Saling Berikan Bantuan Korban Banjir

Kerukunan Warga Semarang Dibuktikan Saling Berikan Bantuan Korban Banjir

SEMARANG[Kampusnesia] –  Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi memberikan apresiasi kepada warga kota Semarang, khususnya untuk sejumlah organisasi kemasyarakatan yang mampu mewujudkan kerukunan antar warga seperti yang dilakukan Perserikatan Organisasi Indonesia Tionghoa (Porinti), Perpit dan Fuqing.

Ketioga organisasi kemasyarakatan itu memberikan bantuan kepada warga Genuk dan Mangkang yang mengalami musibah banjir beberapa waktu lalu.

Bantuan berupa sembako seperti mie instan, telur, air minum, minyak goreng, serta bantuan dana tersebut diserahkan melalui Wali Kota Semarang dan Dinas Sosial untuk dapat dibagikan kepada warga korban banjir.

Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi mengatakan bantuan dari organisasi warga Tionghoa itu lebih dari sekedar nilai sosial, namun kepdulian dan saling membantu semaga warga di Kota Semarang tanpa melihat ras, agama maupun budaya.

“Aktivitas yang terlihat berupa solidaritas, kepedulian dan saling memiliki sebagai warga Kota Semarang dengan memberikan bantuan tanpa melihat ras, ágama, dan Budaya,” ujarnya, Kamis (15/2).

Menurut Ketua Porint,Setiawan Santoso bantuan tersebut diperoleh dari hasil penggalangan dana warga keturunan Tionghoa, untuk meringankan beban sebagian warga Kota Semarang yang terkena banjir.

“Selama dua hari kami memperoleh dana sebesar Rp100 juta dan bisa kita berikan sebagai bantuan berupa sembako dan bantuan tunai Rp20 juta, untuk dapat dimanfaatkan keperluan dapur umum dan lain-lain. Upaya ini tidak ada muatan apapun. Kami hanya berniat berbagi dengan warga Semarang yang membutuhkan,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 132 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *