Home > EKONOMI & BISNIS > PKB Masih Memberikan Kontribusi Terbesar PAD Jateng

PKB Masih Memberikan Kontribusi Terbesar PAD Jateng

SEMARANG[Kampusnesia] – Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) masih memberikan kontribusi terbesar Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Tengah, bahkan hingga akhir tahun ini ditargetkan dapat mencapai sebesar Rp12 triliun lebih.

Kabid Retribusi dan Pendapatan Lain-lain Badan Pengelola & Pendapatan Daerah (BPPD) Jateng Edy S Bramantyo mengatakan kontribusi perolehan PKB hingga saat ini masih menjadi yang terbesar dalam pendapatan PAD, dibanding sektor lain.

Pemberian kontribusi PKB, lanjutnya, diyakini masih mampu menyumbangkan peroleh PAD terbesar dibanding sektor lain dan bakal mengalami kenaikan pada 2018, meski telah memasuki tahun politik.

“Kami optimis terget PKB tahun ini dapat  tercapai, meski 2018 merupakan tahun politik dengan digelarnya Pilkada serentak di berbagai daerah dan tidak banyak mempengaruhi perolehan PKB di Jateng, “ ujarnya usai dialog prime topik, di Hotel Quest Kota Semarang, Selasa (20/2).

Menurutnya, target perolehan PKB sebesar Rp12 triliun itu, mengalami kenaikan Rp898 miliar dari pendapatan PKB tahun lalu.

Sementara itu, Anggota Komisi C DPRD Jateng Yahya Haryoko menuturkan Pemprov Jateng harus melakukan strategi untuk dapat mencari sumber pendapatan potensial sektor lainnya, mengingat hingga saat ini masih banyak penunggak pajak di berbagai daerah di Provinsi ini.

“Seharusnya Pemprov tidak hanya mengandalkan sektor pajak saja, namun bisa juga dengan optimalisasi BUMD yang banyak dimiliki, di antaranya Bank Jateng, BPR- BKK yang masih berpotensi menyumbang PAD cukup besar, “ tuturnya

Menurutnya, puncak dinamika politik akan terjadi pada tahun ini, hingga PAD harus ditingkatkan dan diupayakan tidak terpengaruh dengan kondisi tahun politik.

“Hiruk pikuk Pilkada Jateng yang saat ini tengah berlangsung, berpotensi dapat membawa efek pada kinerja aparatur Pemrov Jateng,” ujarnya.

Wakil Gubernur selaku pelaksanaan tugas ( PLT) Gubernur Jateng berserta jajaran BPAD dan instansi terkait diharapkan tetap fokus mengamankan target PAD, sekaligus menggali sumber – sumber PAD dari sektor lain yang sah, di tengah Gubernur Jateng Ganjar Pranowo telah mengambil cuti untuk mengikuti Cagub pada Pilgub 2018 mendatang. (Andi Saputra/rs)

 

 

* Artikel ini telah dibaca 114 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *