Home > HEADLINE > Kiprah Politisi Harus Mengarah Kepada Penguatan Persatuan Bangsa

Kiprah Politisi Harus Mengarah Kepada Penguatan Persatuan Bangsa

SEMARANG[Kampusnesia]- Orientasi aktivitas para politisi hendaknya diarahkan pada upaya-upaya untuk menyatukan berbagai golongan, agar menjadi sebuah kekuatan yang kokoh, termasuk para politisi Islam di Indonesia.

Rektor Universitas Ahmad Kaftaro Damascus Suriah, Syaikh Muhammad Syarif As Showaf  mengatakan para politisi muslim dimanapun mereka berkiprah semestinya meneladani perilaku Nabi Muhammad SAW saat berhijrah ke Madinah. Kehadiran utusan Allah SWT terakhir di Madinah mampu menyatukan seluruh kekuatan yang ada, meski banyak perbedaan di antara mereka, terutama suku dan agama.

“Saat Nabi Muhammad  SAW datang dari Makkah,  di Madinah sudah dihuni berbagai macam suku bangsa, agama yang dipeluknya juga berbeda-beda. Tetapi Nabi Muhammad SAW mampu menyatukan kebersamaan dalam berbangsa dan bernegara,” ujarnya saat mengunjungi Posko Santri Gayeng, salah satu elemen pendukung Paslon Gubernur Jateng Ganjar-Taj Yasin di Semarang, Rabu (14/3).

Menurutnya, sosok Taj Yasin  mampu mengikuti apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dalam membangun negara bangsa saat berada di Madinah. Dalam kapasitasnya sebagai Cawagub diharapkan dapat memadukan kekuatan nasionalis-religius (Islam) yang dibutuhkan oleh masyarakat Jateng.

Adanya perbedaan, lanjutnya, jangan sampai menjadi pemicu atau pintu masuk terbelahnya bangsa Indonesia oleh pihak-pihak yang suka mengadu domba. Umat Islam harus menjadi pemersatu bangsa sebagai perwujudan semangat rahmatan lill aalamiin.

Dia menuturkan agar bisa menang dalam Pilgub Jateng yang akan digekar Juni mendatang  pasangan Ganjar-Taj Yasin yang mencerminkan perpaduan nasionalis-relegius harus mampu meyakinkan kepada masyarakat Jateng untuk kerja-kerja politik yang dilakukannya semata untuk kesejahteraan rakyat, tidak sekedar memburu kekuasaan.

“Kami berdoa untuk keduanya agar dalam Pilgub Jateng mendatang bisa meraih kemenangan , selanjutnya dapat memimpin dan mensejahterakan masyarakat Jateng, “ tutur Syaikh Muhammad Syarif yang juga ulama berpengaruh di Syiria ini.

Gus Taj Yasin mengamini harapan dan doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Syarif yang juga gurunya. Beberapa kali dia mengucap amiin dengan suara keras saat gurunya membacakan doa untuk kemenangannya.

“Doa dari guru dan teman-teman saya akan menambah keyakinan dan kekuatan pada diri saya dalam melangkah menuju kemenangan,” ujarnya.

Sebelum mengunjungi Posko Santri Gayeng yang berada di Jl. Sumbing Nomor 1 Gajahmungkur Semarang , Syaikh Muhammad Syarif menghadiri silaturahmi alimni Syiria yang diselenggarakan di kampus SMA Semesta Semarang. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 112 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *