Home > HEADLINE > Keberadaan Teknologi Aplikasi Perluas Akses Pendidikan

Keberadaan Teknologi Aplikasi Perluas Akses Pendidikan

JAKARTA[Kampusnesia] – Keberadaaan teknologi digital akan memicu beragam cara baru untuk menjalankan dan memperluas akses pendidikan melalui aplikasi yang menyediakan konten pendidikan.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan perkembangan teknologi yang begitu pesat akan memicu beragam cara baru untuk menjalankan dan memperluas akses pendidikan.

“Cara baru dalam menjalankan pendidikan adalah memanfaatkan teknologi. Berbicara tentang pendidikan, banyak sekali aplikasi yang menyediakan konten pendidikan di antaranya Ruangguru yang memberi cara baru dalam kegiatan belajar mengajar,” ujarnya dalam acara Plenary Talk ICT for Innovative Learning di The Casablanka Barbados Room, Jakarta, Rabu (14/3).

Bagi Kemenkominfo, kemajuan sebuah negara akan seiring dengan perkembangan sumber daya manusia (SDM). Bahkan semakin maju sebuah negara dipastikan bakal semakin berkembang juga SDM-nya yang terlihat dari satu indikator adalah Global Human Capital Index dengan kuncinya adalah tingkat pendidikan.

Menurutnya, semua aplikasi pasti memerlukan bandwith, sehingga Pemerintah membangun Palapa Ring untuk menyediakan akses jaringan yang tidak dibangun oleh operator telekomunikasi.

“Bahkan targetnya pada 2019 semua Kabupaten yang ada di Indonesia harus sudah memiliki akses backbone dari broadband. Setelah selesai membangun Palapa Ring, kemudian kita akan membangun untuk mempunyai satelit sendiri,” ujarnya.

Senada Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menuturkan keberadaan aplikasi pendidikan akan memperluas cakupan pendidikan dan mendorong perubahan.

“Kalau mengandalkan pendidikan offline, pendidikan ruang kelas tidak akan mencakup seluruh wilayah yang ada di Indonesia. Tetapi dengan adanya Ruangguru ataupun platform digital lainnya, maka kita bisa membuat perubahan yang signifikan,” tuturnya.

Acara Learning Innovation Summit 2018 merupakan hasil kerja sama antara Ruangguru dan Pertamina. Kegiatan itu digelar sebagai bentuk ajakan kepada seluruh pihak untuk berkolaborasi dalam memajukan SDM  di Indonesia melalui inovasi-inovasi di dunia pendidikan.

Tak hanya itu, Learning Innovation Summit 2018 dapat menjadi wadah dialog antara sektor publik dan sektor swasta untuk saling menyampaikan aspirasi, tantangan, pengalaman yang dapat menghasilkan solusi untuk mendorong peningkatan akses dan kualitas pendidikan di Indonesia.

Ruangguru dan Pertamina Corporate University juga mengumumkan kerja sama strategis melalui penandatanganan nota kesempatan untuk pengembangan mobile based corporate learning.

Kesepahaman itu dilandasi dari keinginan Pertamina menjangkau setiap karyawan di seluruh Indonesia dan berbagai belahan dunia agar mendapatkan akses materi pembelajaran yang sama dengan menggunakan platform Ruangkerja yang dikembangkan oleh Ruangguru. Platform itu, dilengkapi dengan fasilitas chat yang memungkinkan tutor dan pekerja melakukan interaksi secara langsung.

Sebagai salah satu startup teknologi dan pendidikan, Ruangguru telah bekerja sama dengan 32 Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan lebih dari 326 Pemerintah Kota dan Kabupaten di Indonesia.

Ruangguru menawarkan video belajar berlangganan, marketplace les privat, layanan bimbingan belajar on-demand, tryout ujian online, dan lain-lain. Semua aktivitas Ruangguru diarahkan untuk mendorong pemerataan pendidikan yang berkualitas hingga ke pelosok. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 56 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *