Home > HEADLINE > FKPT Gandeng Ribuan Penyuluh Agama Islam Cegah Ideologi Teror Di Jateng

FKPT Gandeng Ribuan Penyuluh Agama Islam Cegah Ideologi Teror Di Jateng

SEMARANG[Kampusnesia] – Kementerian Agama (Kemenag) akan mengerahkan ribuan penyuluh agama Islam untuk mendampingi masyarakat dalam menangkal dan mencegah berkembangnya ideologi radikalisme dan terorisme di Jawa Tengah.

Melalui Kanwil Kemenag Jateng penyuluhan itu akan direalisasikan berkerja sama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jateng.

Kepala Kanwil Kemenag Jateng H Farchani SH, MM mengatakan ideologi radikal dan teror kini telah menyusup ke tengah-tengah masyarakat dan semakin sulit untuk dideteksi, sehingga kalau tidak segera diambil langkah-langkah pencegahan secara massif akan membahayakan masa depan bangsa Indonesia.

“Rekrutmen kader-kader radikal dan teror kini tidak dilakukan secara diam-diam dari mulut ke mulut, tetapi sudah dilakukan melalui dunia maya dengan berbagai stimulan yang menggiurkan bagi kalangan pelajar, pemuda dan mahasiswa,” ujarnya saat menerima kunjungan silaturahmi pengurus FKPT Jateng di ruang kerjanya, Jum’at (30/3).

Menurutnya, para penyuluh agama Islam baik yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) fungsional Kemenag maupun honorer yang tersebar di seluruh Kecamatan di Jateng memiliki posisi strategis dalam menggalang kerja sama dengan masyarakat Jateng untuk melakukan pencegahan berbagai macam ancaman dan gangguan masyarakat , termasuk radikalisme dan terorisme.

Para penyuluh itu, lanjutnya, dibekali dengan kemampuan dan ketrampilan relationship, sehingga kehadirannya dapat diterima masyarakat. Bahkan dalam menjalankan tugas sehari-hari selalu dibantu oleh masyarakat.

Mereka dapat dengan mudah membaur dan hidup bersama masyarakat yang dibinanya, sehingga berbagai informasi dan dinamika yang berkembang di masyarakat hampir selalu diketahuinya.

Dia menuturkan, para penyuluh itu merupakan ujung tombak, wajah depan , mata dan telinga Kemenag yang memotret mayarakat di akar rumput dengan segala dinamikanya. Peran mereka sangat strategis dan bisa dimaksimalkan untuk mensukseskan program pencegahan radikalisme dan terorisme yang diemban FKPT Jateng.

Ketua FKPT Jateng Dr Drs Budiyanto SH, M.Hum mengapresiasi dan merespon positif kesiapan ribuan penyuluh Islam dibawah pembinaan Kanwil Kemenag Jateng. Sebagai kepanjangan tangan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di daerah, FKPT Jateng kemampuannya sangat terbatas dalam mengemban misi pencegahan terorisme di wilayah yang sangat luas dan kompleks problematikanya.

“Pengurus FKPT Jateng akan bekerja keras, karena itu dalam menjalankan misi pencegahan radikal dan teror kami menjalin kerja sama dengan elemen-elemen masyarakat dan pemerintah untuk bersama-sama memobilisasi potensi yang ada untuk mencegah kejahatan kemanusiaan yang luar biasa itu,” tutur Budi.

Sebelum bekerja sama dengan Kanwil Kemenag Jateng, FKPT Jateng telah meralisasikan kerja sama dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Badan Kesbangpol Jateng, Beberapa Kesbangpol dan Polres di Jateng, Pemkot Semarang dan lainnya. Perluasan jaringan kerja sama ini akan terus dilakukan sehingga ruang gerak pelaku kejahatan radikal dan teror di Jateng semakin sempit dan bakal sulit untuk melancarkan aksinya. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 197 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *