Home > HEADLINE > CCFI Berikan Bantuan Peningkatan Akses Fasilitas Air Bersih Kepada 7 Sekolah

CCFI Berikan Bantuan Peningkatan Akses Fasilitas Air Bersih Kepada 7 Sekolah

SEMARANG[Kampusnesia] – Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) bekerja sama dengan Yayasan FIELD memberikan bantuan peningkatan akses fasilitas air bersih dan sarana sanitasi kepada tujuh sekolah di Kabupaten Semarang, sebagai upaya ikut berpartisipasi mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah.

CCFI dan Yayasan FIELD menginagurasi fasilitas baru, sekaligus melantik para duta untuk program Peningkatan Fasilitas dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (8/5).

Coca-Cola Foundation Indonesia memberikan pendanaan terhadap Program Peningkatan Fasilitas dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), yang dimulai sejak Juli 2017 di tujuh sekolah Kabupaten Semarang hingga saat ini.

Langkah itu, dilakukan sebagai upaya untuk memberikan bantuan peningkatan akses fasilitas air bersih dan sarana sanitasi, serta berbagai pelatihan mengenai hidup bersih dan sehat di masing-masing sekolah.

Ketua Pelaksana Coca-Cola Foundation Indonesia Titie Sadarini mengatakan program ini diberikan kepada tujuh sekolah di Kabupaten Semarang, yang merupakan kombinasi antara pembangunan sarana fisik serta peningkatan kapasitas sekolah dalam megelola PHBS berupa pelatihan PHBS untuk guru pendamping, pembentukan siswa Duta PHBS dan kegiatan sekolah lapangan (SL) di setiap sekolah.

Para guru dan murid, dia menambahkan juga diberikan pelatihan mengenai pengelolaan sampah dan pemanfaatan sampah untuk kerajinan serta kompos.

“Program pembangunan akses air bersih dan sanitasi sekolah telah dilakukan oleh CCFI sejak tahun ini dan merupakan bagian dari upaya konservasi air dari Coca-Cola. Program akses air bersih dan sanitasi di sekolah ini kami harapkan dapat mendorong peningkatan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan sekolah, sekaligus memulai kesadaran di usia dini tentang pentingnya melestarikan sumber air,” ujarnya.

Menurutnya, program ini sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang akan mengembangkan sekolah-sekolah dapat mencapai standar sanitasi sekolah.

Selain itu, lanjutnya, program ini juga merupakan bagian untuk mendukung pencapain Sustainable Development Goal (SDG).

Cahyana Widyastama selaku Direktur Eksekutif Yayasan FIELD menuturkan program yang dijalankan di SMPN 1 Bawen, SDN Harjosari 2, SDN Samban 2 dan SDN Jatijajar telah melatih 21 guru menjadi pelatih PHBS, serta 105 siswa menjadi Duta  PHBS yang telah memberikan pelatihan PHBS kepada 1413 siswa lainnya.

“Bantuan infrastruktur yang telah selesai saat ini adalah pembangunan 21 fasilitas cuci tangan, 4 tandon air, 3 menara air, 1 sumur baru, serta perbaikan 1 tandon air dan 4 kamar mandi,” tuturnya.

Selain itu, dia menambahkan saat ini dalam proses pembuatan penambahan fasilitas baru berupa fasilitas cuci tangan dan akses air bersih untuk SD Harjosari 1, SD Lemahireng 1, dan SD Lemahireng 2,” ujarnya, kepada media di SMPN 1 Bawen.

Bupati Semarang Dr H Mundjirin ES, SP.OG mengatakan Program Peningkatan Fasilitas dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat ini adalah program yang sangat baik dan mendukung rencana pembangunan pemerintah untuk meningkatkan kualitas kesehatan di sekolah.

“Anak-anak yang merupakan masa depan kita ini menghabiskan banyak waktu mereka di sekolah, hingga kesehatan di sekolah tidak bisa dipisahkan dari pembangunan dan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” tutur Mundjirin.

Di Indonesia, menurutnya, sejak 2006, investasi terhadap total program air oleh Coca-Cola Foundation Indonesia mencapai US$2 juta meliputi 12 water replanish program dari Sumatera Utara hingga Nusa Tenggara Timur, mengembalikan 1 milyar liter air kembali ke alam.

“Coca-Cola Foundation Indonesia (CCFI) yang didirikan sejak 2000 telah melaksanakan serangkaian program pengembangan masyarakat di antaranya Program Rumah Belajar, Program lingkungan berbasis sekolah  Go Green School,  Program lingkungan berbasis air Program Cinta Air, dan Program Pengembangan Ekonomi Mikro di 3 lokasi di pulau Jawa. Beberapa dari program yang dijalankan memperoleh dukungan dana langsung dari The Coca-Cola Foundation,” ujarnya. (Andi Saputra/rs)

 

 

* Artikel ini telah dibaca 275 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *