Home > HEADLINE > Komisi I DPR-RI Desak Kemenkominfo Revitalisasi Monumen Pers Solo

Komisi I DPR-RI Desak Kemenkominfo Revitalisasi Monumen Pers Solo

SOLO[Kampusnesia] – Komisi I DPR-RI mendesak kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) agar secepatnya merevitalisasi Monumen Pers Nasional (MPN) Solo, yang saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Ketua Komisi I DPR- RI Abdul Kharis Ali Masyhari mengatakan MPN Solo yang menjadi satu-satunya monument pers di tanah air belum menceminkaan sebuah museum kelas nasional. Meski potensinya cukup lengkap dan mampu menggambarkan perjalanan sejarah pers nasional Indonesia dari masa ke masa.

“Ini perlu direvitlisasi, terutama fasilitasnya yang kurang memadai. Koleksinya sangat bagus dan cukup lengkap. Berbagai media di tanah air tersimpan arsipya di MPN ini. Benda-benda bersejarah lain cukup lengkap dan mampu memberi gambaran perjalaanan pers nasional dari zaman ke zaman,” ujar Kharis disela melakukan kunjungan kerja di MPN Solo , Kamis (17/5)

Menurutnya, agar monumen ini dapat menarik kehadiran pengunjung perlu fasilitas pendukung. Misalnya areal parkir yang cukup, areal media center dan ruang wartawan yang memadai. Itu kondisi ideal yang setidaknya tersedia yang saat ini belum ada.

Kepada, pengelola MPN  Solo Kharis memerintahkan agar segera membuat usulan revitalisasi melelaui Kemenkominfo, apalagi asset ini dalam kurun waktu 10 terakhir tidak pernah mendapat sentuhan rehab.

Setelah mengelilingi seluruh area MPN Solo, Kharis menuturkan asset ini harus direvitalisasi secara komprehensif, sehingga benar-benar dapat memberikan kenyamanan kepada para pengunjungnya.

Fasilitas monument, dia menambahan perlu dilengkapi dengan media center, ruang audio visual, diorama, penyimpanan naskah yang memadai dan sebagainya.

Kepala MPN Solo Suminto Yuliarso mengatakan koleksi monumen dari waktu ke waktu terus bertambah, sementara fasilitas yang ada tetap, sehingga terjadi ketimpangan dalam perawatan dan penyimpanan.

“Jumlah pengunjung MPN Solo ini dari hari ke hari terus meningkat, namun pelayanan kami sangat minim, agar bisa menjadi minimalis kami akan mengajukan perbaikan kepada Kemenkominfo di pusat, “ ujarnya. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 150 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *