Home > HEADLINE > Jokowi: Medsos Jangan Digunakan Untuk Saling Fitnah , Hujat Dan Cela

Jokowi: Medsos Jangan Digunakan Untuk Saling Fitnah , Hujat Dan Cela

MAJALENGKA[Kampusnesia] – Kehadiran teknologi digital hendaknya dimanfaatkan  oleh para pelajar untuk hal-hal yang positif, bukan sebaliknya dijadikan sarana untuk saling hujat, mencela dan menabur fitnah melalui dunia maya.

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden RI, Bey Machmudin melalui siaran pers mengatakan  Presiden RI Ir Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungannya hari pertama di Kabupaten Majalengka Jawa Barat, Kamis (24/5)  bertemu dengan para Ketua OSIS, Pramuka, Ketua Bidang Kerokhanian Islam (Rohis) SMA/SMK se-Majalengka.

Kepada mereka Jokowi mengajak agar dalam memanfaatkan teknologi digital yang melahirkan media – media sosial (medsos) benar-benar digunakan untuk hal-hal yang positif, tidak sebaliknya untuk saling mencela, menghujat, menjelekkaan dan mefitnah.

“Kalian semua ini adalah calon-calon pemimpin bangsa di masa mendatang, saya meyakini itu,  oleh karena itu kalian semua harus punya cita-cita yang tinggi dan untuk mencapainya harus dimulai dengan kerja keras mulai sekarang,” ujar Jokowi di Taman Dirgantara Majalengka, Kamis (24/5).

Menurutnya, selain kerja keras juga harus diiringi dengan sikap disiplin dan menjalankan hal-hal yang produktif, mengigat tantangan bangsa di masa mendatang sangat besar, namun dibalik tantangan-tantangan itu ada peluang dan kesempatan yang besar juga.

Tantangan yang ada,lanjutnya, harus dihadapi dengan semangat dan rasa optimistis terutama dalam memandang Indonesia di masa mendatang, utamanya dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Meurutnya, yang tidak boleh dilupakan oleh generasi muda sekarang adalah persatuan, persaudaraan dan kesatuan bangsa Indonesai yang dulu dengan susah payah dirintis oleh para pendahulu yang dengan rasa ikhlas telah mengorbankan segala-galanya demi Indonesia.

Kunjungan   Jokowi ke Majalengka memimilki nilai lebih, kedatangannya bersama rombngan menggunakan pesawat Kepresiden yang mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) atau Kartajati di Majalengka. Tercatat pesawat Kepresidenan RI menjadi historical landing atau pendaratan pesawat pertama di bandara yang dibangun di atas lahan seluas 1.800 hektarw itu.

Agenda Jokowi dalam kunjungan kerja ini, selain bertemu dengan kalangan generasi muda juga menyerahkan sejumlah 1.012 Kartu Indonesia Pintarn (KIP) yang sdilaksanakan di Gelanggang Generasi Muda.

Usai menyerahkan KIP, Jokowi yang didampingi sejumlah Menteri Kabinet Kerja yang dipimpinnya, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan  dan Bupati Majalengka Sutrisno menyerahkan sertifikat tanah wakaf masjid di asjid Agung Al Imam, Majalengka. (smh)

 

* Artikel ini telah dibaca 105 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *