Home > EKONOMI & BISNIS > Tol Brexit – Semarang Mulai Dibuka Untuk Layani Pemudik

Tol Brexit – Semarang Mulai Dibuka Untuk Layani Pemudik

BREBES[Kampusnesia] – Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono resmi telah membuka ruas Tol Brebes Timur (Brexit) – Semarang secara fungsional, yang dilakukan di Simpang Susun (interchange) Brexit, masuk Desa Kaligangsa Wetan, Kecamatan/ Kabupaten Brebes.

Sebelum pembukaan ruas tol pada H-7 Lebaran itu, ratusan kendaraan sudah menunggu di sebelah timur Simpang Susun Brexit untuk ikut segera mencoba, mereka datang dari arah barat Jakarta, Bandung dan Ceribon dan kota lainya.

Dengan menggunakan pengeras suara Condro memberikan imbauan bagi kendaraan pemudik dari arah barat untuk melaju ke ruas tol Brebes-Tegal hingga Semarang dengan kecepatan standar yang berlebihan.

Setelah resmi dibukannya ruas tol Brebes-Semarang itu, mengakibatkan antrean kendaraan terjadi di Gardu Tol Kertasari, Kecamatan Suradadi, Kabupaten Tegal. Untuk melakaukan pembayaran tol agar bisa melanjutkan ke arah Semarang melalui jalan tol baru itu.

Arus kendaraan dari arah barat yang melalui jalur pantura pun mulai dipadati kendaraan. Bahkan puluhan kendaraan pemudik baik yang menggunakan roda empat dan sepeda motor sudah mulai nampak melintas di jalur pantura Jateng itu.

Pada jalur pantura itu, kepadatan arus mulai meningkat dan mulai merambat akibat masih banyaknya kendaraan truk yang beroperasi, sehingga laju kendaraan melambat.

Menurut Condro, ruas tol Brebes Timur – Pemalang kondisinya layak operasional. Namun pemudik saat ini belum dikenai biaya untuk melintas tol tersebut.

Polda Jateng, lanjutnya, menghimbau agar kecepatan kendaraan saat melintas di ruas tol itu hingga 60 kilometer (km) per jam dan jangan berlebihan, mengingat ini masih ada sedikit hambatan, tapi tidak seperti di pantura.

Bagi kendaraan pemudik, dia menambahkan Setelah melewati ruas tol itu, akan membayar jasa tol di Gardu Tol Kertasari, Kabupaten Tegal untuk pembayaran jasa tol dari Jakarta-Brebes Timur, kemudian Brebes Timur tidak dikenakan biaya.

“Dengan demikian kendaraan pemudik yang dikenai biaya hanya untuk jasa tol Jakarta-Brebes Timur,” ujarnya. (rs)

 

* Artikel ini telah dibaca 128 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *