Home > HEADLINE > Walikota Semarang Keluarkan Larangan Penggunaan Mobil Dinas Untuk Mudik

Walikota Semarang Keluarkan Larangan Penggunaan Mobil Dinas Untuk Mudik

SEMARANG[Kampusnesia] – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengeluarkan larangan penggunaan mobil dinas untuk keperluan mudik pada Lebaran 1439 Hijriah, mengacu ketetapan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan larangan penggunaan mobil dinas untuk mudik Lebaran itu, merupakan kebijakan yang mengacu ketentuan dari KPK sebagai upaya menghindari benturan kepentingan.

Menurutnya, kebijakan itu sudah dipersiapkan melalui surat edaran (SE) terkait larangan penggunaan mobil dinas untuk keperluan mudik Lebaran, yang harus ditaati seluruh jajaran pegawai negeri sipil (PNS).

“Bagi PNS di lingkup Pemkot Semarang yang tidak mengindahkan larangan itu dan tetap menggunakan mobil dinas untuk mudik, akan dikenakan sanksi,” ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi it, Jumat. (8/6)

Hendi menuturkan sanksinya sudah diatur sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53/2010 tentang Disiplin PNS, termasuk ancaman pemotongan tunjangan.

“Jika ada pegawai yang melanggar, bisa dipotong tunjangan pegawainya minimal satu bulan jika tetap ngotot mempergunaan mobil dinas untuk kepeperluan mudik,” tutur Hendi.

Pada hari kerja terakhir sebelum cuti Lebaran itu, Hendi juga menekankan beberapa poin penting kepada jajaran PNS, pertama terkait keberhasilan Semarang dalam menstabilkan harga.

“Bank Indonesia menyebutkan inflasi Kota Semarang pada Mei 2018 minus 0,03%. Ini rekor dalam sejarah bisa mencapai nilai seperti itu karena harga tidak naik, justru turun,” ujarnya.

Selain itu, dia menambahkan para Lurah dan Camat untuk tetap memantau keamanan dan ketertiban di wilayahnya saat libur Lebaran, di antaranya dengan mengaktifkan kegiatan pos keamanan keliling (Poskamling).

“Aktifkan poskamling di sekitar. Bagi yang mau mudik, bisa menitipkan rumahnya kepada tetangganya di sebelah, sementara yang tidak mudik mari sambut para pemudik dengan baik,” tutur Hendia.

Dia mengingatkan jangan lupa untuk tetap menjaga kebersihan di lingkungan sekitar selama Lebaran, termasuk bagi para pemudik agar Kota Semarang semakin bersih, indah dan cantik.

“Kalau personil PNS menemukan jalan atau tempat yang kotor, silakan potret kemudian laporkan kepada saya atau bisa dikirim ke dinas-dinas untuk segera ditangani,” ujar Hendi berpesan.(rs)

* Artikel ini telah dibaca 179 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *