Home > EKONOMI & BISNIS > Sido Muncul Berangkatkan 220 Bus Mudik Gratis Ke-29 Dengan Penumpang 13.000 Pedagang Jamu

Sido Muncul Berangkatkan 220 Bus Mudik Gratis Ke-29 Dengan Penumpang 13.000 Pedagang Jamu

JAKARTA[Kampusnesia] – Armada bus mudik gratis sebanyak 220 unit yang digelar PT Industri Jamu dan Farmasai SidoMuncul Tbk diberangkatkan dari di kawasan Museum Purna Bhakti Pertiwi Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Sabtu (9/6), bersamaan 106 bus lainnya diberangkatkan dari Sukabumi, Bandung, Tangerang, Cilegon, Serang, Cikampek, Bogor dan Cibinong.

Pemberangkatan bus mudik gratis yang mengangkut sebanyak 13.000 penumpang pedagang jamu itu dilepas jajaran Direksi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk. Kegiatan mudik gratis itu merupakan yang ke- 29, dari tahun-tahun sebelumnya rutin digelar setiap menjelang Lebaran.

Rombongan bus yang mengangkut penjual jamu, buruh, asongan dan pekerja lainnya secara simbolis dilepas oleh Direktur Prasarana Perhubungan Darat Ir. Jujun Endah Wahjuningrum, MT, Direktur Jenderal PSLB3 Rosa Vivian Ratnawati, SH M.Sc, Kepala Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik ibu Dra. RR. Maya Gustina Andarini, Apt, M.Sc, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur Drs Bambang Musyarawdana M.Si, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKP Karliman, Jenderal TNI (HOR) A.M. Hendropriyono, Keluarga Hatta, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat dan jajaran direksi Sido Muncul.

Pelepasan dipandu oleh bintang iklan Sido Muncul Donny Kusuma dari sebelum pemberangkatan, penumpang dihibur lebih dulu dengan penampilan musik.

Irwan Hidayat Direktur Sido Muncul menyempatkan menyapa para peserta mudik gratis dengan naik armada bus tujuan Jawa Tengah dan ngobrol dengan penumpang.

“Semoga selamat sampai tujuan, bertemu dengan keluarga dan bahagia serta selamat hari raya,” ujarnya.

Menurutnya, Mudik Gratis Sido Muncul pertama kali dilaksanakan di Lapangan Parkir Timur Senayan dengan menggunakan 17 bus diikuti oleh 1.200 pedagang jamu. Namun, beberapa tahun terakhir peserta mudik bukan hanya para pedagang jamu ataupun jamu gendong, tetapi juga para pedagang asongan, dan pembantu rumah tangga. Mudik Gratis Sido Muncul telah dilaksanakan sejak 1991 dan hingga 2018 telah memberangkatkan sekitar 347.400 pemudik ke kampung halamannya.

“Ide mudik gratis ini dari Pak Sofyan Hidayat yang sekarang menjabat sebagai Komisaris Utama SidoMunculmm,” tuturnya.

Ada yang berbeda, tutur Irwan, pada penyelenggaraan Mudik Gratis Sido Muncul tahun ini,  seluruh bus yang digunakan adalah bus AC, sehingga memberikan kenyamanan bagi penumpang saat perjalanan pulang. Para pemudik akan diberangkatkan ke delapan kota tujuan, yaitu Cirebon, Kuningan, Tegal, Banjarnegara, Solo, Wonogiri, Yogyakarta, dan Gunung Kidul.

 “Kami bersyukur, Sido Muncul masih bisa mengadakan Mudik Gratis ini. Bahkan bisa mencapai 29 kali adalah sebuah mukjizat. Setiap tahun, usai acara mudik, kami turut senang karena bisa melihat kebahagiaan para pemudik,” ujar Irwan.

Pada Mudik Gratis ini, Sido Muncul menggandeng Ditlantas Polda Metro Jaya untuk mengamankan perjalanan mudik. Bahkan sebelum keberangkatan, seluruh pengemudi akan melakukan tes urine untuk memastikan kondisi fisik prima saat berkendara.

Selain itu, dia menambahkan dalam acara tahunan ini, Sido Muncul juga melakukan launching produk Kuku Bima Energi plus Vitamin C. Produk ini merupakan varian baru dari Kuku Bima Energi yang memadukan minuman berenergi dengan vitamin C untuk menjaga daya tahan tubuh.

Tahun ini, menurutnya, jumlah peserta Mudik Gratis Sido Muncul berkurang jika dibandingkan tahun sebelumnya, karena ekonomi para pedagang jamu yang semakin membaik. Selain itu, saat ini banyak perusahaan atau institusi yang juga menyelenggarakan mudik secara gratis.

Pada 1994 Sido Muncul menyelenggarakan Mudik Gratis secara terkonsep dan optimal dengan memberikan hiburan bagi para pemudik, mempromosikan produk-produk Sido Muncul pada bus, mengundang pejabat untuk melepas keberangkatan, serta mempublikasikan kegiatan Mudik Gratis dengan pedagang jamu. (rs)

 

* Artikel ini telah dibaca 140 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *