Home > EKONOMI & BISNIS > Realisasi Pembangunan Pasar Johar Baru Semarang Segera Dimulai

Realisasi Pembangunan Pasar Johar Baru Semarang Segera Dimulai

SEMARANG[Kampusnesia] – Realisasi pembangunan Pasar Johar Baru akan dilanjutkan kembali hingga diharapkan para pedagang sudah bisa menempati pasar itu paling lambat awal 2020 mendatang.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan pembangunan Pasar Johar Baru akan dilanjutkan tahun ini dan diproyeksi selesai awal 2020 sesuai target sebelumnya.

Menurutnya, Pemkot Semarang telah menganggarkan tahap awal sebesar Rp50 miliar untuk tahun ini, selain memperoleh bantuan anggaran dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Kementerian Perdagangan.

“Saat ini sedang proses lelang yang akan dikerjakan hingga akhir tahun, disusul Kementerian PUPR juga melelangkan bagian pembangunan Pasar Johar Baru senilai Rp170 miliar,” ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi itu.

Pembangunan Pasar Johar Baru, lanjunya,  juga akan mendapat bantuan anggaran dari Kementerian Perdagangan untuk melanjutkan pembangunan tahap II pada kontruksi lantai 3 dan 4 Pasar Kanjengan. Bahkan Pemkot telah mengusulkan bantuan sebesar Rp80 miliar.

Menteri Perdagangan, dia menambahkan sudah memberikan lampu hijau yang diharapkan ada bantuan untuk dua lantai dan Pemkot mengusulkan sebesar Rp 80 miliar hingga akhir 2019 pembangunan selesai dan awal 2020 pedagang bisa menempati pasar itu kembali.

Saat ini lokasi Pasar Johar Baru yang terdiri dari beberapa pasar meliputi Pasar Yaik, Yaik Permai, Johar Lama di bangunan Cagar Budaya,  Kanjengan dan belum ada aktivitas pembangunan, akibat semua proses masih dalam tahap lelang.

“Tahun ini pasti pembangunan dilanjutkan, mengingat proses lelang membutuh waktu tidak bisa cepat,” tuturnya.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fajar Purwoto menuturkan pembangunan Pasar Johar Baru tahun ini terdiri beberapa bagian, meliputi Bangunan Cagar Budaya, Alun-Alun, Pasar Yaik dan Pasar Kanjengan.

“Sedangkan untuk pembangunan Pasar Johar Cagar Budaya dan Alun-alun Pasar Johar akan ditangani oleh Distaru. Sementara Kanjengan tahap II, akan diajukan ke Kementerian Perdagangan untuk memperoleh bantuan,” ujarnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 1,893 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *