Home > EKONOMI & BISNIS > Jateng Selama Juni Terjadi Inflasi Sebesar 0.70%

Jateng Selama Juni Terjadi Inflasi Sebesar 0.70%

SEMARANG[Kampusnesia] –  Jawa Tengah Selama Juni 20-18 terjadi inflasi sebesar 0,70%, yang didorong dari sumbangan harga jasa angkutan antar kota, kenaikan harga daging ayam ras, dan angkutan udara.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah menyebutkan Juni lalu Jateng  terjadi inflasi sebesar 0,70%, dibandingkan Mei yang mengalami deflasi 0,01%.

Inflasi Juni lalu, disebabkan sumbangan cukup menonjol dari harga angkutan antar kota sebesar 0,1294%, daging ayam ras 0,1079% dan harga angkutan udara sebesar 0,0461%.

Margo Yuwono Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah mengatakan bulan lalu dari komoditas jasa angkutan tidak dikendali, sehingga mengalami kenaikkan di tengah permintaan melonjak, terutama menjelang Lebaran.

Menurutnya, inflasi yang cukup tinggi pada Juni 2018 itu, merupakan pola yang biasa terjadi saat Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri, akibat permintaan masyarakat konsumen semakin meningkat.

“Pola menjelang Lebaran, sudah tutin terjadi, permintaan bakal meningkat hingga mendorong terjadi inflasi,” ujarnya, Senin (2/6)

Di wilayah Jawa Tengah, lanjutnya, mencatat inflasi tertinggi meliputi Purwokerto dan Tegal masing-masing sebesar 0,97%, disusul  Surakarta inflasi 0,85%, Cilacap inflasi 0,76%, Kota Semarang inflasi 0,64% dan inflasi terendah 0,32%c terjadi di Kudus. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 94 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *