Home > HEADLINE > Tim Gamelan Udinus Mewakili Indonesia Tampil Memukau Di Unesco Paris

Tim Gamelan Udinus Mewakili Indonesia Tampil Memukau Di Unesco Paris

SEMARANG[Kampusnesia] – Udinus merupakan institusi perwakilan Indonesia yang ikut mengirimkan tim gamelan untuk berlaga dalam ajang UNESCO Paris, pada Jumat malam pukul 19.30 waktu Paris Perancis.

Tim gamelan saat tampil memukau para penonton di grand auditorium UNESCO Paris, sebagai ajang bergengsi internasional itu.

Even Internasional yang diikuti dari berbagai negara di belahan penjuru itu mencapai tujuh negara, mereka menampilkan berbagai kesenian dan budaya dalam berkompetisi untuk memberikan penampilan terbaiknya.

Negara yang iut dalam ajang bergengsi itu, di antaranya Chile, Argentina. Estonia, Rusia Nigeria, Nicaragua dan Indonesia. Bahkan pada kesempatan itu Udinus ditunjuk mewakili Indonesia dalam even  dan menampilkan tari Bedoyo dan Jurit Nuswantoro.

Tari Bedoyo Nuswantoro adalah notabene sebuah tari sakral dari keraton yang dikembangkan di kalangan keraton-keraton Mataram. Tari ini dilakukan oleh tujuh penari wanita yang cantik dan anggun.

Sementara tari Jurit menunjukkan tarian keprajuritan yang tampil secara rancak dan kompak yang memadukan perpaduan tari gaya Surakarta dengan tarian rakyat.

Pada festival seni itu, memadukan dosen dan mahasiswa untuk perform. Mahasiswa dan mahasiswi sebagai penari dan tim dosen sebagai pengrawit. Pengrawit berasal dari berbagai latar disiplin ilmu berbeda-beda. Mulai dari bidang ekonomi, komputer, fisika, komunikasi.

Uniknya  mereka adalah para master, doktor hingga profesor ikut mengiringi melalui piranti gender, kempul, kenong, demung dan lainnya dengan cita rasa tradisional kas Indonesia khususnya Jawa.

Dalam penampilan ini Udinus mengangkat tema besar “Gamelan Goes to the World. Everybody can play” yang artinya Udinus memelihara warisan budaya dan mempromosi gamelan sebagai warisan budaya.

Tim gamelan Indonesia melalui Udinus dipimpin langsung oleh rektor Prof.Dr.Edi.Ir Noersasongko, MKom sekaligus memimpin rombongan.

Edi mengapresiasi yang luar biasa atas capaian tim gamelan yang sudah tampil secara total.

“Ini menjadi kebanggaan luar biasa bagi kami karena totalitas tampil mampu membawa Indonesia semakin dikenal dunia melalui gamelan udinus,” ujar Edi.

Menurutnya, pada momen itu semua peserta menampilkan karya terbaiknya dalam budaya dan seni, yang diharapkan dapat menjadi salah satu pemicu dan pemacu dalam bidang lainnya seperti penelitian dan pengabdian yang lebih berkualitas.

“Ini adalah festival dengan ajang perform seni tertinggi di dunia. Saya sangat mengapresiasi kesempatan ini. Terimakasih atas kepercayaan dan dukungan semua pihak,” tuturnya.

Kahumas Udinus Agus Triyono menuturkan momentum  ini menjadi  sangat penting untuk memicu semangat kaangan mahasiswa dapat berkarya lebih baik lagi, apalagi telah dipercaya mewakili negara.

“Kami berupaya berkontribusi terbaik dengan memberi sumbangsih melalui gamelan untuk kejayaan negeri ini,” ujarnya.

Dalam even bergengsi itu memiliki tema besar yakni ”5e festival Danses et musiques d’alleurs” dan kerja sama dengan CIOFF sebuah partner resmi UNESCO yang terakreditasi serta konsen dalam memelihara mempromosikan dan menyebarkan seni kebudayaan tradisional. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 188 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *