Home > EKONOMI & BISNIS > BNI Kanwil Semarang Targetkan Mampu Tarik 95.000 Pengguna Yap

BNI Kanwil Semarang Targetkan Mampu Tarik 95.000 Pengguna Yap

SEMARANG[Kampusnesia] –  BNI Kantor Wilayah (Kanwil) Semarang menargetkan mampu menyedot pengguna Your All Payment (Yap) di Jateng sebanyak 95.000 orang hingga akhir tahun ini.

Kepala BNI Kanwil Semarang, M Harsono mengatakan pihaknya kini semakin gencar melakukan berbagai sosialisasi kepada masyarakat, terutama  tentang pentingnya menggunakan aplikasi Yap untuk kemudahan transaksi keuangan.

Menurutnya sosialisasi kepada segala lapisan masyarakat terus gencar dilakukan, sebagai upaya untuk dapat menyedot sebanyak  95.000 pengguna Yap bisa tercapai, sekaligus mengkampanyekan #BNItuDigital.

“Sosialisasi mengenai pentingnya transaksi digital yang dilakukan tidak hanya kepada masyarakat tingkat atas, namun hingga ke lapisan kalangan bawah termasuk pedagang pasar tradisional,” ujarnya, Senin. (9/7).

Dia menuturkan BNI juga bekerja sama dengan Pemkot Semarang meluncurkan E Retribusi, untuk memudahkan para pedagang dalam membayar retribusi pasar agar lebih transparan, mengingat setelah adanya E Retribusi angka pungutan liar di lingkungan pasar bakal dapat ditekan.

Sosialisasi, lanjutnya, pentingnya transaksi elektronik di pasar tradisional kini masih terus berlanjut, hingga diharapkan dengan E Retribusi, pedagang bisa melakukan pembayaran retribusi pasar dengan lancar.

Dia menambahkan merchant atau pedagang mendownload aplikasi YAP, khusus merchant dan user mendownload khusus user. Bahkan untuk merchant, aktivasi bisa datang ke kantor BNI terdekat. Sedangkan  untuk user, aktivasinya dapat dilakukan sendiri oleh pengguna/pedaang.

Menurutnya, merchant tetap harus dipandu oleh petugas BNI lantaran, mengingat registrasi nama merchant dan pemberian QR-Code.

Dalam aplikasi ini, tutur Harsono, user dapat melakukan transaksi pembelian dan pembayaran di merchant yang telah bekerja sama dengan BNI. (rs)

 

* Artikel ini telah dibaca 23 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *