Home > EDITOR'S CHOICE > Demak Bersiap Menuju Smart City

Demak Bersiap Menuju Smart City

DEMAK[Kampusnesia] – Pemkab Demak berupaya akan mewujudkan Demak sebagai kota  pintar berbasis informasi dan teknologi (IT) atau Smart City, menyusul berbagai persiapan kini terus dilakukan.

Persiapan juga dilakukan dengan menggelar workshop pengelolaan website Organisasi Pemerintah Daerah (OPD), sebagai tindak lanjut realisasi program unggulan Bupati Natsir yang akan mewujudkan daerah bekas pusat kekuasaan kesultanan Bintoro ini sebagai kota pintar.

Plt Bupati Demak Drs Djoko Sutarto mengatakan kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan Demak Smart City. Selain juga merupakan respon atas datangnya era  globalisasim teknologi komunikasi dan informasi yang tidak mungkin dihindari, tetapi harus dihadapi dan diikuti.

“Apalagi informasi kini telah bergeser  menjadi sebuah komuditas kebutuhan dasar manusia  sebagai mahluk sosial. Sementara dalam waktu yang bersamaan hadirnya media sosial (medsos) kini menjadi pilihan utama manusia dalam menjalin komunikasi, maka penguasaan teknologi menjadi sebuah keharusan bagi siapa saja,” ujarnya saat membuka workshop pengelolaan website OPD yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Demak, di Ball Room Ruang Kerja Wakil Bupati Demak, Selasa (28/8).

Menurutunya, pesatnya perkembangan teknologi komunikasi informasi dan digitalisasi yang mendorong percepatan mobilisasi masyarakat dalam semua bidang kehidupan juga harus diimbangi oleh aparatur sipil negara (ASN).

ASN, lanjutnya, tidak boleh ketinggalan zaman, masyarakat yang dilayaninya sudah bergerak cepat dan maju, sehingga untuk melayani masyarakat sudah seharusnya bisa lebih maju dan lebih cepat gerakannya, bahkan lebih cepat dapat mengimbangi mobilisasi masyarakat yang terus bergerak cepat dengan dukungan teknologi dan digitalisasi.

Dengan memanfaatkan teknologi komunikasi dan informasi , kini upaya untuk mempopulerkan berbagai potensi yang dimiliki Demak bisa dilaksanakan dengan cepat dan massif  tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi.

Dengan demikian, dia menambahkan jika pengenalan potensi daerah ke ranah publik berjakan lamban karena hanya mengandalkan sarana informasi yang masih manual, maka Demak tidak akan dilirik dan dikenak orang.

Oleh karena itu, tutur Djoko, melalui kesempatan kegiatan ini para ASN yang ditugasi sebagai admin web OPD hendaknya dapat mengembangkan diri paska kegiatan ini.

Kabag Humas Pemkab Demak Dra Endah Cahya Rini, MM menuturkan paska workshop ini  diharapkan pengetahuan para pengelola web OPD di lingkungan Pemkab Demak dapat meningkat kualitas keterampilan dan pengetahuannya, sehingga web yang dikelolanya dapat menjadi jendela atau pintu masyarakat yang ingin mengetahui kondisi dan potensi Demak.

Menurutnya, hampir semua OPD di lingkungan Pemkab Demak kini telah memiliki web, sehingga dapat membantu masyarakat yang akan mengembangkan usaha atau potensi yang dimiliki wilayah Demak, tinggal menyesuaikan atau mensinkronkan dengan potensi yang ada di Kota Wali ini.

Workshop ini  dipandu Kasi Sistem dan Program Aplikasi Dinkominfo Kabupaten Demak ,  Andy Kurniawan S.Kom, dan berlangsung sehari dengan diikuti sebanyak 55 orang peserta  utusan dari OPD-OPD Kabupaten Demak. (Faidul Atiq/smh)

 

* Artikel ini telah dibaca 47 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *