Home > HEADLINE > RRI Harus Mampu Memandu Masyarakat Dalam Peroleh Informasi Yang Informatif

RRI Harus Mampu Memandu Masyarakat Dalam Peroleh Informasi Yang Informatif

SEMARANG[Kampusnesia]  – Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RRI)  harus mampu menjadikan media massa sebagai pedoman dan panduan masyarakat dalam memperoleh informasi yang informatif.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang Drs H GunawanWitjaksana M.Si mengatakan posisi dan peran yang dilakukan LPP RRI dalam menyajikan berbagai informasi kepada masyarakat saat ini sudah tepat atau on the track.

 “Sesuai dengan status yang disandangnya sebagai lembaga penyiaran publik, RRI  telah menyajikan informasi yang informative kepada masyarakat ditengah membanjirnya informasi yang kadang-kadang kualitas akurasinya sangat rendah, sehingga memunculkan kebimbangan publik,” ujarnya saat menyampaikan pandangannyas dalam dialog publik di studio RRI  Semarang, Selasa (4/9).

Menurutnya,  meski hingga kini peran RRI masih sangat dibutuhkan, namun para pengelolanya tidak boleh terlena dan harus selalu memperbaharui visinya, agar dapat mengimbangi dinamika masyarakat terutama dengan hadirnya generasi melenial yang tidak dapat dipaksa-paksa agar loyal terhadap RRI dalam memenuhi asupan informasi pada dirinya.

Bahkan, lanjutnya, agar dapat menggaet generasi milenial, RRI yang tersebar di berbagai penjuru nusantara harus selalu melakukan diversifikasi dan inovasi, sehingga siaran-siarannya dapat dijadikan sebagai pedoman atau acuan atas berbagai peristiwa terutama yang menyangkut dengan nilai-nilai kebangsaan.

Pengelompokan segmentasi  RRI melalui program Pro 1, Pro 2, Pro 3  dan Pro 4 serta secara nasional ditambah dengan Voice Of Indonesia  (VOI) dirasa sudah tepat, tolok ukurnya hingga kini RRI masih memiliki peminat yang fanatik di berbagai penjuru nusantara.

Drs H GunawanWitjaksana M.S Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang

Di tengah tarikan kepentingan berbagai pihak yang berambisi menanamkan pengaruh politik kepada publik dengan memanfaatkan media massa dan saluran komunikasi lainnya diharapkan LPP RRI tetap konsisten, berada di tengah-tengah untuk menjaga netralitas, sehingga setiap saat dapat dijadikan sebagai lentera atau pemandu masyarakat dalam memahami berbagai feomena yang dikemas melalui media massa.

Politik pemberitaan LPP RRI, dia menambahkan harus mengacu pada politik kebangsaan, bukan politik pragmatisme yang saat ini mulai menyelinap di tubuh media massa yang  pemiliknya terjun di arena politik praktis.

Kondisi itu, tutur Gunawan, media massa yang dikuasai para pemain politik seringkali dalam penyajiannya mengabaikan nilai-nilai obyektifitas yang sebenarnya sangat dibutuhkan masyarakat. Beruntung sekali RRI mampu dan senantisa hadir ditengah-tengah masyarakat yang  sangat membutuhkan informasi yang informatif. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 44 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *