Home > HEADLINE > Pemkot Semarang Siapkan Bonus Untuk Atlet Peraih Medali Di Ajang Porprov Jateng

Pemkot Semarang Siapkan Bonus Untuk Atlet Peraih Medali Di Ajang Porprov Jateng

SEMARANG[Kampusnesia] – Pemkot mendukung penuh kontingen Kota Semarang dalam ajang Porprov Jateng 2018, sehingga berbagai fasilitas, pelatihan dan finansial bagi para atlet cabang olahraga (cabor) telah disiapkan.

Gurun Risyadmoko Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang mengatakan untuk mempertahankan Kota Semarang menjadi juara umum Pemkot mendukung penuh baik dari fasilitas, pelatihan dan finansial bagi para atlet cabang olahraga (cabor).

“Dari segi finansial, kami juga mengeluarkan dana sebesar Rp22,2 miliar untuk KONI Kota Semarang, sebagai uoaya untuk dapat mempertahankan predikat juara umum,” ujarnya dalam acara Hot Topik Bertajuk “Mempertahankan Juara Umum Porprov Jateng 2018”.

Menurutnya, para atlet asal Kota Semarang peraih medali emas bakal mendapatkan bonus sebesar Rp48 juta dari Pemkot Semarang, sebagai upaya untuk memotivasi para atlet agar berprestasi.

“Bahkan tidak hanya peraih medali yang mendapatkan bonus, namun bagi pelatih juga memperoleh bonus dari Pemkot,” tuturnya.

Keberangkatan Kotingen Kota Semarang pada 18 Oktober 2018 lalu dilepas oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi itu, diharapkan dapat membawa pulang medali, sekaligus untuk mengharumkan nama baik Kota Semarang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi menuturkan dukungannya tentu tidak hanya dalam bentuk anggaran saja. Pihaknya meminta seluruh elemen mulai dari pejabat, stakeholder dan masyarakat ikut serta mendukung para atlet agar dapat mempertahankan kejuaraan umum.

Para atlet, dia menambahkan juga harus dikuatkan mentalnya agar hal-hal non teknis tidak menjadi halangan untuk mencapai target yang telah ditetapkan sebanyak 170 emas.

“Untuk mencapai target tentunya harus ada pemantauan yang lebih intensif dan koordinasi antara pelatih, official, dan atlet,” ujarnya.

Pemkot Semarang, lanjutnya, juga diharapkan bisa menampung para atlet menjadi pegawai non ASN agar mereka termotivasi untuk berprestasi pada ajang Porprov Jateng dan kejuaraan tingkat nasional maupun internasional di masa mendatang. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 31 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *