Home > EKONOMI & BISNIS > Indofood CBP Sukses Makmur Luncurkan Progam Green Warmindo

Indofood CBP Sukses Makmur Luncurkan Progam Green Warmindo

SEMARANG[Kampusnesia] – PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Divisi Mi Instan Cabang Semarang meluncurkan program bertajuk Green Warmindo , sebagai upaya untuk ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Peluncurkan program bertajuk Green Warmindo yang diperuntukan bagi warung mitra bisbnis peruasahaan itu, dilaksanakan di Hotel Patra, Semarang, Kamis (1/11).

Kepala Indofood CBP Divisi Mi Instan Cabang Semarang, Devie Permana mengatakan program tersebut diperuntukan bagi para pengusaha warung burjo dan mi instan mitra bisnis, agar peduli terhadap sampah plastik, yang merupakan limbah dari warung mereka.

Program Green Warmindo, lanjutnya, dicanangkan sebagai bentuk upaya pengurangan limbah plastik dari warung mi yang merupakan mitra Indofood (Warmindo).

“Dengan program ini, kami berharap bisa mengurangi limbah plastik dan mengedukasi para pengusaha Warmindo agar lebih peduli terhadap lingkungan,” ujarnya di sela acara peluncuran program Green Warmindo itu.

Menurutnya, program Green Warmindo saat ini baru digelar di Semarang dan terdapat sekitar 33 pengusaha Warmindo yang terlibat dalam proyek ini dan sudah mengumpulkan sekitar 1 ton sampah plastik dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Semarang, dia menambahkan saat ini menjadi pilot project program ini dan setelah Semarang, segera menyusul Yogyakarta serta daerah-daerah lain. Semoga, program ini berjalan lancar dan bisa mengurangi limbah plastik, yang memang sulit diurai mikroorganisme sehingga mencemari lingkungan.

Devie menuturkan sebelum Green Warmindo diluncurkan, peruasahaan juga telah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para pengusaha Warmindo tentang cara memilah sampah kemasan yang benar.

Sampah yang sudah dipilah itu, kemudian disetorkan kepada pihak pengepul, Yayasan Bintari yang merupakan mitra Indofood untuk program ini.

Salah seorang pengusaha Warmindo Didi Suhidi mengatakan tidak mudah mengumpulkan limbah plastik. Terlebih lagi, para pengusaha Warmindo sudah terbiasa membuang sampah tanpa perlu memilah lebih dulu.

“Karena cukup sulit itu, banyak pengusaha Warmindo yang masih belum mau bergabung. Total dari 250 Warmindo yang ada di Semarang Raya, tercatat baru 33 yang telah bergabung. Tapi, kami yakin ke depan banyak yang akan bergabung. Toh, ini juga untuk menjaga lingkungan yang baik dilingkungannya,” tutur pria yang juga selaku sebagai Ketua Paguyuban Pedagang Burjo Semarang itu. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 48 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *