Home > EKONOMI & BISNIS > BI Optimis Inflasi Jateng Akhir 2018 Tetap Terjaga

BI Optimis Inflasi Jateng Akhir 2018 Tetap Terjaga

SEMARANG[Kampusnesia] – Bank Indonesia (BI) Jateng optimis inflasi di provinsi ini hingga akhir tahun masih akan terjaga tidak melebihi yang ditargetkan, sementara BI Solo sudah menghitung kebutuhan uang tunai untuk kebutuhan masyarakat pada liburan Natal dan Tahun Baru.

Kepala Perwakilan BI Jateng Hamid Ponco Wibowo mengatakan menjelang akhir tahun pada umumnya mengalami inflasi, mengingat kebutuhan pokok serta transportasi bakal melonjak pada liburan Natal dan Tahun Baru.

“Liburan akhir tahun Natal hingga Tahun Baru biasanya menjadi pemicu dan ongkos transportasi melonjak, bahkan menjadi penyumbang inflasi,” ujarnya.

Namun demikian, lanjutnya, optimis inflasi masih akan tejaga, mengingat inflasi Oktober lalu masih terjaga pada level 0,30%, sehingga akhir tahun ini masih terjaga dikisaran 3,5 %.

“Dengan dua bulan berjalan hingga akhir tahun mendatang mudah-mudahan bisa infasi tetap terjaga, bahkan Desember biasanya inflasi mengalami kenaikan,” tuturnya.

BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jateng akan memantau kenaikan harga menjelang akhir tahun, meski Oktober inflasi naik akibat terjadinya kenaikan BBM serta harga cabai.

Sementara itu,  Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Solo saat ini sudah mulai menghitung kebutuhan uang kartal atau uang tunai untuk kebutuhan liburan Natal dan Tahun Baru.

Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Bakti Artanta menuturkan kebutuhan uang tunai di wilayahnya bakal mencapai sekitar Rp1,4 triliun, tidak jauh dari kebutuhan Natal dan Tahun Baru lalu.

“Kalau pun ada peningkatan, jumlahnya tidak besar. Kebutuhan uang baru untuk Natal dan Tahun Baru lebih sedikit ketimbang untuk kebutuhan Hari Raya Lebaran yang mencapai lebih dari Rp 5 triliun, “ tuturnya sebelum menjadi pembicara dalam “Pelatihan Teknis Kepada BPR se-Soloraya Tentang Mekanisme Layanan Penukaran Uang, Pengelolaan Uang, dan Ciri-Ciri Keaslian Uang Rupiah” di kantor bank sentral setempat, Selasa (6/11).

Sebanyak 230 peserta perwakilan BPR se-Soloraya mulai dari direksi, pejabat eksekutif, hingga teller mengikuti kegiatan yang dibuka Kepala Kantor Perwakilan BI Solo Bandoe Widiarto itu. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 25 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *