Home > HEADLINE > Forpas Berbagi Ilmu Antar Sesama Pencinta Alam

Forpas Berbagi Ilmu Antar Sesama Pencinta Alam

SEMARANG[Kampusnesia] – Forum Pencinta Alam Semarang (FORPAS) kembali mengadakan sharing materi dan latihan bersama, sebagai upaya untuk mewujudkan pencinta alam yang memiliki pengetahuan luas dalam dunia kepencintaalaman.

Kegiatan yang digelar di Wall Climbing UNIKA Semarang, Rabu (7/11) itu, juga sebagai upaya untuk mempererat jalinan komunikasi dengan Organisasi Pencinta Alam di Kota Semarang hingga diharapkan terjalin tukar iformasi dan pengetahuan tentang ilmu kepencintaalaman.

Bahkan dalam kegiatan itu juga terdapat beberapa ilmu yang di ajarkan meliputi Caving (Ilmu Gua) dan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD). Dengan menghadirkan bberapa pemateri terdiri Fatquroh Rizkia Dewi alias Betik  PPGD berasal dari Mapala Himalaya dan Wafda Maulina Roikhul Jannah dan Arga Sri Yudistira alias Beo serta Raffi Rizki alias Odol pemateri Caving dari Semarang Caver Association (SCA).

Menurut Betik, sangat mengapresiasi acara itu, kegiatan ini sangat bagus dan materi ini merupakan kelanjutan dari materi yang sudah diberikan sebelumnya.

Sebagai Ilmu, lanjutnya, penting untuk penanganan pertama gawat darurat, materi ini dapat diterapkan di lingkungan sekitar dan yang paling utama saat berada di alam hingga dapat mengetahui cara penangananya yang tepat.

Kegiatan yang di ikuti oleh 100 peserta lebih dari berbagai Organisasi Pencinta Alam se – Kota Semarang di antaranya Mahasiswa Pencinta Alam (Mapala) Siswa Pencinta Alam (Sispala) dan lainnya.

Antusias  para peserta terlihat saat mengikuti kegiatan, serta rasa ingin tahu yang besar untuk menambah pengetahuan para pencinta alam mampu membuat suasana kegiatan menjadi aktif.

Huwaida Sispala dari SMA N 6 Semarang menuturkan beruntung dapat berkesempatan mengikuti kegiatan yang bermanfaat seperti ini.

“Dengan saya mengikuti kegiatan seperti ini, saya mampu mengembangkan menjadi ilmu yang dapat diterapkan dalam kegiatan kepencintaalaman ke depan,” tuturnya.

Kegiatan itu dimulai dari pukul 16.00 WIB yang diawali dengan pemberian materi tentang caving dan PPGD, dilanjutkan dengan pelatihan langsung dari materi PPGD yang sudah didapatkan.

Ma’aruf alias Bholler selaku koordinator kegiatan itu mengatakan ilmu – ilmu yang didapatkan merupakan loncatan awal dari Pencinta Alam.

“Kita kembali mengulang ilmu – ilmu yang sudah kita dapatkan untuk berbagi ke adik – adik yunior yang saat ini akan melaksanakan pendidikan dasar di Mapalanya,” ujarnya. (Novi Ratna Sari/rs)

 

 

 

* Artikel ini telah dibaca 50 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *