Home > HEADLINE > Mahasiswa Dituntut Memiliki Keterampilan Khusus Sambut Peluang Era Milenial

Mahasiswa Dituntut Memiliki Keterampilan Khusus Sambut Peluang Era Milenial

SEMARANG[Kampusnesia] –  Para mahasiswa yang masuk dalam generasi milenial harus memiliki skill spesifik (ketrampilan khusus) dan terus mengembangkan potensinya, agar tidak terlibas era digital dan perkembangan global.

Demikian kesimpulan dalam acara Alumni Mengajar dengan tema “Peluang Kerja dan Bisnis di Era Milenial” yang digelar di Auditorium Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan Undip Semarang, Kamis (8/11).

Kegiatan itu menghadirkan tiga narasumber  terdiri Ketua Umum IKA Kerapu Abdul Kadir Karding, Ketua Umum DPP IKA FIB Undip Agustina Wilujeng dan Komisaris Pelindo III Hedy Lugito.

Abdul Kadir Karding mengatakan generasi milenial berusia 15 tahun hingga 39 tahun setiap hari selalu bersentuhan dengan teknologi, hingga mereka harus mengikuti pesat era digital yang malaju begitu cepat.

Menurutnya, melalui teknologi seperti internet para mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensinya untuk menghasilkan berbagai produk ekonomi kreatif dan mampu mengantisipasi industri 4.0.

“Generasi milenial memiliki peluang membuka lapangan kerja sendiri melalui kemudahan teknologi. Untuk itu mahasiswa perlu mengembangkan potensinya agar mampu menghasilkan income,” ujarnya.

Kadir menuturkan memiliki kemampuan dibidang teknologi informasi dan lainnya bakal mampu membuka peluang usaha dan ke depan bakal meraih keuntungan yang tidak sedikit .

“Peluang usaha bagi generasi milenial cukup besar seperti desain grafis, kreator iklan, membuat aplikasi, youtuber dan lainnya,” tutur Kadir yang juga Anggota DPR-RI dari Fraksi PKB.

Narasumber lainnya, Agustina Wilujeng mengatakan memotivasi ratusan mahasiswa yang hadir agar tetap bersemangat untuk meraih kesuksesan ke depan.

Ditengah era digital saat ini, lanjutnya, generasi mileneal tak perlu ragu untuk tetap melangkah, meski tantangan yang dihadapi juga cukup berat dan persaigan begitu ketat.

Menurutnya, di era milenial saat ini, banyak peluang usaha terbuka lebar, seiring pesatnya perkembangan ilmu dan teknologi yang hampir semua serba digital.

“Banyak jalan bisa ditempuh di era digital, tetap semangat  jangan pantang menyerah. Saya dulu bahkan dari keluarga sederhana, tapi bisa berhasil dengan baik. terus berkarya tanpa henti,” ujarnya.

Sementara itu, Heddy Lugito mengatakan generasi mileneal harus memiliki skill spesifik. Hal itu, menurutnya, sangat perlu dimiliki para mahasiswa agar mampu menghadapi kompetisi yang semakin sengit.

“Generasi milenial merupakan generasi yang unik. Mereka, adalah generasi yang sudah dikenalkan dengan teknologi sejak lahir. Untuk itu, generasi milenial harus memiliki kemampuan spesifik. Kalau tidak memperdalam bidang masing – masing mereka akan terlindas,” ujarnya.

Kegiatan Alumni Mengajar, Direktur Komunikasi dan hubungan Alumni Universitas Diponegoro Mujid F Amin mengatakan kampus terus memfasilitasi para mahasiswa untuk mempersiapkan diri masuk ke dunia kerja.

“Kita siapkan mereka supaya siap dengan digitalisasi. Sebenarnya era ini bukan ancaman. Justru peluang ketika dapat dihadapi dengan baik. Tinggal mengasah kreatifitasnya mereka saja,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 10 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *