Home > EKONOMI & BISNIS > Pendapatan Daerah Pemkab Kudus Pada 2019 Diproyeksikan Turun Rp302,28 Miliar

Pendapatan Daerah Pemkab Kudus Pada 2019 Diproyeksikan Turun Rp302,28 Miliar

KUDUS[Kampusnesia] – Pemkab Kudus pada angggaran 2019 menargetkan pendapatan sebesar Rp1,714 triliun, mengalami penurunan Rp302,28 miliar dari tahun sebelumnya, setelah terjadi perubahan sebesar Rp2,02 triliun.

Bupati Kudus Muhammad Tamzil mengatakan pendapatan daerah pada anggaran 2019 akan diperoleh dari pendapatan asli daerah (PAD), dana perimbangan dan pendapatan daerah lainnya yang sah.

“Untuk PAD anggaran 2019 ditargetkan meningkat 4,34% sebesar Rp13,47 miliar menjadi Rp323,75 miliar, dibandingkan anggaran 2018 setelah perubahan sebesar Rp310,28 miliar,” ujarnya pada rapat paripurna DPRD Kudus dengan agenda Pengantar Nota Keuangan Rancangan APBD Kudus 2019 di DPRD Kudus, Kamis (15/11).

Sedangkan dana perimbangan 2019, lanjutnya, direncanakan sebesar Rp1,06 triliun, menurunn 20,07%  sebesar Rp267,04 miliar dari anggaran 2018 setelah perubahan sebesar Rp1,33 triliun.

Menurutnya, penurunan dana perimbangan diakibatkan belum dialokasikannya dana alokasi khusus (DAK) dalam RAPBD 2019 dan Peraturan Manteri Keuangan tentang alokasi DAK  2019 serta petunjuk teknis pemanfaatan DAK anggaran 2019.

Pendapatan daerah lainya yang sah, dia enambahkan juga turun 12,96% sebesar Rp48,7 miliar menjadi Rp326,98 miliar, dibandingkan 2018 setelah perubahan sebesar Rp375,69 miliar.

Dia menuturkan penurunan itu terjadi akibat belum dialokasikannya bantuan keuangan dari Provinsi Jateng dalam RAPBD anggaran 2019, karena belum ditetapkannya peraturan Gubernur Jateng tentang bantuan keuangan kepada kabupaten/kota.

“Nota ini merupakan tahun pertama kepemimpinan saya dalam upaya untuk mewujudkan visi misi Kabupaten Kudus kembali bangkit menuju kabupaten modern, religius, cerdas dan sejahtera sebagaimana dijabarkan ke dalam empat misi dengan sembilan program unggulan,” tuturnya.

Rancangan APBD 2019 diharapkan dapat menampung seluruh program dan kegiatan mendapatkan dukungan dari DPRD dan lapisan masyarakat, sehingga target, sasaran dan prioritas pembangunan dapat direalisasikan sesuai dengan rencana kerja pemerintah daerah pada 2019. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 42 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *