Home > EKONOMI & BISNIS > Rapimnas Kadin 2018 Siap Berikan Masukan Komprehensif Kepada Pemerintah

Rapimnas Kadin 2018 Siap Berikan Masukan Komprehensif Kepada Pemerintah

SOLO[Kampusnesia] – Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) 2018 yang digelar di Solo pada 26-28 November 2018 akan memberikan masukan yang komprehensif kepada pemerintah.

Kadin telah membentuk tim untuk menyusun rekomendasi dan aspirasi yang muncul dari Rapimnas yang berlangsung selama dua hari itu.

Ketua Umum Kadin Rosan P Roeslani mengatakan hasil Rapimnas Kadin akan merekomondasikan berbagai masukan dari dunia usaha kepada pemerintah

“Masukan tersebut dipastikan bisa membawa manfaat bagi dunia usaha dan ada beberapa kebijakan pemerintah yang mengharuskan Kadin untuk memberikan masukan. Karena sesuai dengan kesepakatan bahwa Kadin adalah satu-satunya wakil dunia usaha dengan kekuatan Undang-Undang,” ujarnya kepada pers seusai pembukaan Rapimnas Kadin 2018 di Alila Hotel, Solo, Selasa (27/11).

Menurutnya, semua kebijakan perekonomian tidak akan maksimal, jika tidak didukung dunia usaha dan ini sinergi dengan pemerintah.

Dalam Rapimnas, lanjutnya,  juga untuk merespon berbagai dinamika ekonomi yang terjadi dan tantangan yang dihadapi dunia usaha. Seperti masalah kebijakan relaksasi Daftar Negatif Imvestasi (DNI) sebagai bagian dari paket kebijakan XVI yang saat ini masih menjadi pembahasan.

“Kadin saat ini sedang menghimpun berbagai usulan dan masukan dari kalangan pelaku usaha dan asosiasi anggotanya, terutama pada sektor usaha yang masuk ke dalam DNI,”

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Organisasi dan Keanggotaan, Anindya Bakrie menuturkan pokok pembahasan dalam Rapimnas diambil dengan memperhatikan perkembangan perekonomian nasional dan internasional dengan segala tantangan dan permasalahannya.

Tema Rapimnas yang diangkat adalah Meningkatkan Ekspor dan Mendorong Pembangunan Industri yang Berdaya Saing Menuju Pembangunan Ekonomi yang Berkeadilan. Tema ini disesuaikan dengan dinamika ekonomi yang terjadi akhir-akhir ini.

Menurutnya, tema itu berkaitan terjadinya defisit neraca transaksi berjalan dan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), disamping perlunya terus meningkatkan ekspor dan mendorong pembangunan industri yang berdaya saing.

Selain pembahasan respon dunia usaha, dia menambahkan terhadap paket kebijakan ekonomi dan DNI, Rapimnas 2018 juga membahas Upaya peningkatan ekspor nasional.

Kirab Budaya

Acara Rapimnas Kadin itu juga diramaikan dengan menggelar kirab kesenian budaya, sekaligus sebagai ajang promosi untuk memperkenalkan  potensi wisata Solo dan sekitarnya. Baik itu budaya, pariwisata, perdagangan dan lainnya.

Ketua Organizing Committee Rapimnas Kadin 2018, Kukrit Suryo Wicaksono mengatakan   Solo merupakan kota Budaya dan kota yang terkenal dengan budaya.

“Para peserta memakai baju tradisionalnya masing-masing daerah dan menunjukkan budayanya,” ujarnya.

Kirab itu diikuti oleh perwakilan dari peserta Rapimnas Kadin dari 34 propinsi di Indonesia yang dimulai dari stadion legendaris di Kota Solo dari Stadion Sriwedari dan berakhir di halaman Balaikota Solo. Kegiatan kirab budaya berlangsung sejak pukul 14.30 -17.30 WIB.

Usai acara kirab akan digelar jamuan makan malam di Balai Kota Surakarta.

Selain barisan kereta kuda, mobil hias,  beberapa jenis kesenian juga ikut ditampilkan mulai dari reog Ponorogo dan tari topeng Bali, serta kesenian Liong turut memeriahkan acara kirab budaya Kadin itu.

Sebelum acara kirab, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia (Menko Perekonomian RI) Darmin Nasution membuka kegiatan Rapimnas Kadin 2018 di Alila hotel Solo itu. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 149 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *