Home > EKONOMI & BISNIS > Ruas Tol Salatiga-Kartasura Siap Dioperasikan 15 Desember 2018

Ruas Tol Salatiga-Kartasura Siap Dioperasikan 15 Desember 2018

SEMARANG[Kampusnesia] – Proges pembangunan proyek Tol Semarang-Solo untuk ruas Salatiga-Kartasura sudah mencapai 98%, hingga diharapkan akhir tahun ini sudah dapat dioperasikan.

Edi Priono B, Pimpro Tol Semarang-Solo Ruas Salatiga-Kartasura (Paket III) PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) mengatakan pengerjaan ruas tol Salatiga-Kartasura kini terus dikebut hingga bisa selesai sesuai yang ditargetkan pada 15 Desember mendatang rampung.

“Ruas tol tersebut diharapkan bisa 15 Desember 2018 diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, mengingat saat ini tinggal pengerjaan pemasangan marka jalan saja,” ujatnya saat menerima kunjungan Komisi D DPRD Jateng di Gerbang Tol Boyolali di Kecamatan Mojosongo, Kamis (6/12).

Manager Administrasi JSN Fatahillah menuturkan dalam pengerjaan proyek tol ada beberapa kendala yang dihadapi, di antaranya permasalahan sosial seperti di daerah Kuripan Kabupaten Semarang, yang warganya meminta jembatan penyeberangan orang (JPO), namun hingga saat ini masih menunggu keputusan bupati.

“Jika Bupati meminta JPO, maka harus mengajukan ke pemerintah pusat dan menunggu proyek tol selesai,” tuturnya.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Jateng Hadi Santoso sangat mengapresiasi pembangunan tol itu, dan meminta pekerjaan harus segera diselesaikan seperti kesiapan gate atau gerbang tol.

“Gate-nya harus selesai karena sangat mendukung perkembangan tol,” ujarnya.

Sebelumnya Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengisyaratkan rus Tol Trans Jawa dari Merak hingga Surabaya sepanjang 870 Km bakal tersambung dan dapat digunakan pada libur Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Menteri Basuki akan meninjau kesiapan tol Trans Jawa, terutama empat ruas tol sepanjang 180 km yang akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada Desember 2018 ini. Keempat ruas tol tersebut yakni Tol Pemalang-Batang (33 km), Batang-Semarang (75 km), Salatiga-Solo (33 km), serta Wilangan-Kertosono (39 km).

“Progres pembangunan ruas tol ini sudah mencapai 99%. Sementara ruas Wilangan-Kertosono sudah mencapai 95%. Tinggal penyelesaian pekerjaan yang kecil-kecil, seperti median concrete barrier. Minggu kita ditinau,” ujar Basuki.(rs)

* Artikel ini telah dibaca 16 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *