Home > HEADLINE > Ganjar Tergelitik Dengan Hebohnya “Pasangan Capres” Nurhadi – Aldo Di Medsos

Ganjar Tergelitik Dengan Hebohnya “Pasangan Capres” Nurhadi – Aldo Di Medsos

SEMARANG[Kampusnesia] – Nurhadi – Aldo tengah jadi primadona baru di jagad media sosial (Medsos), Instagram dan Twitter khususnya, sebagai “calon presiden” dengan slogan Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik, ternyata menggelitik banyak kalangan politisi, termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Nurhadi – Aldo merupakan calon presiden fiktif yang cukup ramai di media sosial. Tokoh Nurhadi memang benar adanya, dia asli Kudus berprofesi tukang pijat. Jika mengintip unggahannya di media sosialnya, pasangan “capres” itu dideklarasikan akhir Desember 2018 sesuai unggahan pertama.

Di akun Instagram @nurhadi_aldo unggahan pertama bertanggal 24 Desember, sementara tweet awal akun @nurhadi_aldo pada 26 Desember.

Salah satu tweet @nurhadi_aldo, “Tim sukses Nurhadi – Aldo menyatakan bahwasanya kami belum mendapatkan 20 pertanyaan yang akan diberikan pada saat debat tanggal 17 nanti. Itu menunjukkan pasangan Nurhadi – Aldo lebih siap dibandingkan paslon lain. #NurhadiAldo”, mendapat Like 2142, retweet 1.525 dan komentar 332 dan memiliki follower 57.000.

Menyikapi fenomena itu, Ganjar memilih cara sendiri ketika membaca unggahan-unggahan menggelitik akun capres fiktif itu.

“Saya pernah baca. Nikmati saja sebagai lelucon yang membahagiakan, (politik) ojo dipikir jero-jero (jangan dipikir dengan serius),” ujarnya, Selasa (8/1).

Bahkan, lanjutnya, mengikuti unggahan akun itu, nampaknya seluruh unggahannya bernada satir terhadap dunia politik tanah air, begini salah satu bunyi unggahan di Instagramnya. Salah satu meme yang diunggah akun Instagram@nurhadi_aldo bunyinya begini, “Para elite politik dapat memiliki media massa pribadi, lalu kenapa kami tidak?”.

Unggahan yang menyertakan sosok Nurhadi itu mendapat like 42.876 dan komentar 1719. Saat ini akun Instagram itu memiliki 278.000 follower dengan 89 unggahan.

“Saya ikutin meme-nya lucu-lucu. Aku Yo seneng mocone. Nyantai-nyantai saja,” tutur Ganjar.

Menurutnya, banyak fenomena menggelitik di dunia media sosial, bahkan ikut memanfaatkan salah satu terobosan teknologi itu dari semasa menjabat periode pertama, saat kampanye hingga sekarang.

Kalau serius-serius di media sosial, tutur Ganjar, justru mendapatkan tanggapan yang jelek. Berbeda ketika meng-upload hal-hal ringan, kuliner, sepedaan sampai kemesraannya dengan sang istri, Siti Atikoh.

“Saya pilih yang membahagiakan, seperti durian, sop, ikan manyung bisa menjadi menarik. Gandengan karo bojo itu malah menarik bagi saya dan responnya sangat menarik,” ujarnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 276 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *