Home > HEADLINE > BPN Serahkan Sertifikat Aset Tanah Milik Pemkab Demak

BPN Serahkan Sertifikat Aset Tanah Milik Pemkab Demak

DEMAK[Kampusnesia] – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Demak menyerahkan sejumlah sertifikat tanah aset Pemkab Demak kepada Bupati Demak HM. Natsir.

Kabag Humas Pemkab Demak Dra Endah Cahya Rini MM mengatakan sertifikat tanah aset Pemkab Demak diserahkan kepada Bupati Demak  HM Natsir, terdiri sebanyak 22 sertifikat tanah aset milik Pemerintah Kabupaten berupa jalan desa/Kelurahan, 1 sertifikat tanah TPA Berahan Kulon Kecamatan Wedung dan 1sertifikat tanah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Demak.

Penyerahan itu berlangsung saat kegiatan sosialisasi Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Pendopo Kabupaten Demak, Selasa (8/1).

Dalam kesempatan itu, Bupati  Demak HM Natsir mengatakan Pemkab Demak sangat apresiatif dengan adanya agenda sosialisasi ini,  karena masyarakat dapat mengetahui kondisi bidang tanahnya dengan benar. Terlebih, sebagian besar masyarakat Demak belum mensertifikatkan tanahnya dengan alasan biaya mahal, sehingga terkadang melahirkan masalah yang berujung konflik hukum, termasuk tumpang tindih kepemilikan surat tanah di masyarakat.

“Dengan adanya PTSL ini, diharapkan masyarakat semakin paham bagaimana mengurus sertifikt tanah dengan cepat, sekaligus meminimalisir  terjadinya perselisihan atau sengketa tanah,” ujar Natsir.

Kepala BPN Kabupaten Demak Murdho A.Ptnh, MM menuturkan Kabupaten Demak memiliki luas wilayah 89.743 hektare dan terdiri dari  600.000 bidang, yang sudah terpetakan atau terdaftar baru 186.720 bidang.

“Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan bisa mempercepat penyelesaian pembuatan peta lengkap wilayah Kabupaten Demak yang pada akhirnya bisa digunakan Pemkab untuk menentukan orientasi arah kebijakan pembangunan, memperlancar dan mempermudah pengelolaan PBB, serta menentukan peta kerja dalam rangka percepatan pendaftaran hak atas tanah,” tuturnya.

Menurutnya, peta lengkap tanah Kabupaten Demak dapat berfungsi multiguna, maka percepatan penyelesaiannya akan sangat efektif apabila dikerjakan oleh masing-masing desa/kelurahan dengan pembiayaan dibebankan kepada desa yang bersangkutan, melalui Alokasi Dana Desa (ADD) atau pemanfaatan sebagian kecil BPHTP Kabupaten Demak.

Target PTSL 2019, dia menambahkan mencapai sejumlah 70.000 bidang tanah di wilayah Demak dan segera bersertifikat. Dengan target sebesar itu maka perlu adanya partisipasi dari instansi terkait seperti BPKPAD, Dukcapil, Babinsa dan masyarakat.

Dia mengatakan PTSL adalah kegiatan pendaftaran tanah yang  untuk pertama kali dilakukan secara serentak bagi semua objek pendaftaran tanah di seluruh wilayah RI dalam satu wilayah desa/kelurahan yang meliputi pengumpulan data fisik dan data yuridis mengenai satu atau beberapa objek pendaftaran tanah untuk keperluan pendaftarannya.

Hadir pada acara itu, Kepala Bidang Hubungan Hukum Pertanahan Kanwil BPN Provinsi Jateng, Forkopimda, camat se-Kabupaten Demak, serta Kepala Desa se-Kabupaten Demak. (Faidul Atiq/smh)

* Artikel ini telah dibaca 12 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *