Home > HEADLINE > Cak Lontong Dorong Ganjar Dapat Tertawa Lepas

Cak Lontong Dorong Ganjar Dapat Tertawa Lepas

SEMARANG[Kampusnesia] – Gubernur Jateng Ganjar Pranowo sempat dibuat terbahak tertawa lepas oleh penampilan komedian Cak Lontong saat melontarkan singkatan namanya, pada acara Grand Launching Program Converter Gas untuk Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang di Patra Convention Hotel, Rabu (9/1)

Ganjar yang duduk berdampingan dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi tertawa lepas, tidak hanya menyingkat nama, Cak Lontong pemilik nama asli Ir Lies Hartono yang lahir di Magetan, 7 Oktober 1970 itu juga mengomentari ketika suami Atikoh menolak ketika ada petugas akan membantu memanjangkan stand mic yang kurang tinggi.

“Tenang…tenang, ini pekerjaan saya sebelum menjadi gubernur,”’ ujar Ganjar sambil menaikkan standar mic dan mengencangkannya.

Usai menyampaikan sambutan, Ganjar dikomentari oleh Cak Lontong. “Kalau menata sound system itu menjadi pekerjaan Pak Ganjar sebelum jadi gubernur, terbalik dengan saya. Saya itu menata sound setelah jadi pelawak,” tutur Cak Lontong.

Bagi pemandu acara Waktu Indonesia Bercanda itu, setiap nama membawa resep. Salah satunya, nama Ganjar Pranowo.

“Ganjar Pranowo. Ganjar, ganteng-ganteng terpelajar. Pranowo, peraturan ditegakno tanpo iso ditowo. Peraturan harus ditegakkan, tidak bisa ditawar-tawar,” ujar Cak Lontong disambut tawa lepas gubernur dan tepuk tangan riuh para undangan.

Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Budi Setiyadi menuturkan upaya pihaknya mendorong pengembangan moda transportasi di berbagai wilayah di Indonesia. Selain Kota Semarang, juga dilakukan di Pekanbaru, Palembang, Riau, Batam, Bandung, Padang.

“Ada beberapa kota yang konsisten, kita support terus. Kalau tidak berkembang, ya kita tarik kembali bantuan busnya,” tuturnya.

Pemerintah Kota Semarang dan Kota Toyama Jepang merealisasikan kerja sama konversi bahan bakar solar ke gas untuk Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang. Untuk saat ini sudah ada 72 armada bus yang menggunakan bahan bakar gas.

Peluncuran program converter gas BRT Trans Semarang dihadiri oleh Wali Kota Toyama, Masashi Mori, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementrian ESDM Alimuddin Baso, Wali Kota Toyama Jepang Mr Masashi Mori, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi serta Presiden of Hokusan Co Ltd Yamaguchi Masahiro. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 32 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *