Home > EKONOMI & BISNIS > Jateng Bakal Terus Kembangan Sektor Transportasi

Jateng Bakal Terus Kembangan Sektor Transportasi

SEMARANG[Kampusnesia]  – Pemprov Jateng berkomitmen bakal gencar terus melakukan inovasi pengembangan di sektor transportasi, sebagai upaya untuk memberikan transportansi yang baik dan nyaman kepada masyarakat.

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan Jateng berkomitmen untuk terus mengembangkan transportasi yang lebih baik di berbagai wilayah di provinsin ini.

Pengembangan transportasi itu, lanjutnya, di antaranya dengan reaktivasi rel KA, agar antar daerah dapat terkoneksi lebih lancar. Selain untuk mewujudkan transportasi yang baik, nyaman, aman, dengan tarif yang terjangkau masyarakat.

“Kerja sama dengan berbagai pihak harus lebih menukik dan hasil kerjanya konkret. Seperti Kota Semarang ini,” ujarnya dalam Grand Launching Program Converter Gas untuk BRT Trans Semarang di Patra Convention Hotel, Rabu (9/1).

Dia melihat cara berpikir masyarakat yang harus dievaluasi, karena masih secara subyektif pemakaian kendaraan pribadi.

“Sekarang tidak macet karena ada tol. Bahkan perjalanan Surabaya-Semarang kini dapat ditempuh dalam waktu hanya tiga jam lebih lima menit,” tuturnya.

Transportasi yang baik itu, menurutnya, harus didukung alat yang memadai, termasuk masalah konversi ada banyak yang bisa diperbaiki sistemnya.

“Kurangi minyaknya, tetapi gasnya “dipolke” untuk menghasilkan emisi yang ramah,” ujar Ganjar.

Pemakaian energi tenaga listrik, dia menambahkan  untuk transportasi di Kota Semarang pun perlu dicoba. Seperti yang dilakukan di Jepang. SPBU telah berganti menjadi tempat charger.

“Semoga, ke depan, di Semarang bisa meningkat jumlah armada bus yang menggunakan bahan bakar gas, menjadi listrik. Di Jepang sudah ada bus tenaga listrik dan hidrogen,” tuturnya.

Seperti diketahui, Pemkot Semarang bekerja sama dengan Pemkot Toyama, Jepang dalam hal pengkonversian bahan bakar 72 Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang dari sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar menjadi bahan bakar gas (BBG) jenis CNG.

Grand Launching juga dihadiri Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Migas Kementrian ESDM Alimuddin Baso, Wali Kota Toyama Jepang Mr Masashi Mori, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi serta Presiden of Hokusan Co Ltd Yamaguchi Masahiro.(rs)

* Artikel ini telah dibaca 5 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *