Home > KABAR KAMPUS > EDUKASI KAMPUS > Ratusan Siswa Sekolah Nasima Tanam Mangrove Di Pesisir Kota Semarang

Ratusan Siswa Sekolah Nasima Tanam Mangrove Di Pesisir Kota Semarang

SEMARANG[Kampusnesia] – Sekolah Nasima Semarang menggelar kegiatan penghijauan dengan menanam mangrove di pantai Mangunharjo Mangkang Kulon Semarang akhir pekan lalu.

Ketua Dewan Pengawas Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Semarang Drs H Ragil Wiratno MH mengatakan penghijauan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-25 Sekolah Nasima.

‘’Kami bekerja sama dengan Kelompok  Studi Ekosistem Mangrove Teluk Awur (KeSEMaT), Fakultas Perikanan dan Ilmu  Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ,’’ ujar Ragil.

Menurutnya, penghijauan di pantai barat Kota Semarang ini melibatkan ratusan siswa SD, SMP dan SMA Nasima, sedangkan bibit mangrove yang ditanam sebanyak  2.571 pohon. Dipilihnya lokasi ini untuk menanamkan kepedulian terhadap para siswa Sekolah Nasima terhadap pesisir Semarang yang tergerus gelombang laut Jawa.

Kepada para siswa Nasima, lanjutnya, yang antusias dalam kegiatan ini, yayasan sangat mengapresiasi. YPI Nasima sangat syukur dan terima kasih kepada siswa-siswa yang mau berkotor-kotor berku bang lumpur untuk mensukseskan kegiatan ini.

Dia menuturkan ini adalah implementasi yang nyata dari sikap nasionalisme atau cinta kepada tanah air. Sebagai sekolah percontohan pendidikan karakter, Nasima sudah membuktikan diri sebagai yang terdepan dalam penanaman nilai-nilai cinta tanah air melalui tindakan nyata yaitu melestarikan kawasan pesisir dengan menanam mangrove.

Kepala SMA Nasima Semarang, Ilyas Johari mengatakan ribuan batang bibit mangrove yang dutanam itu merupakan donasi pesertadidik Sekolah Nasima yang dikumpulkan selama sepekan terakhir. Jumlah bibit Mangrove sebanyak 2.571 pohon itu merupakan simbol angka 25, 7 dan 1, artinya 25 tahun usia Sekolah Nasimadan lahir pada 7 Januari.

Upacara penanaman dipimpin Ketua Umum Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Nasima Agus Sofwan Hadi yang dengam berseragam merah putih bersama para siswa terjun ke dalam lumpur pantai Mangunharjo untuk menancapkan bibit mangrove di sepanjang pantai ujung barat Kota Semarang itu.

Di sekitar Pantai Mangunharjo pagi itu sudah ditancapkan 25 bendera Merah Putih, acara pembukaan penanaman mangrove bertema “2.571 Mangrove for The Future of Indonesia”. Sebelum penanaman dilakukan, murid-murid menyanyikan Lagu kebangsaan “Indonesia Raya dan Mars Himne Nasima. Setelah itu dilantunkan pula shalawat dan doa untuk mengawali kegiatan penanaman.

Presiden KeSEMaT, Ilham Kuncahyo yang juga mahasiswa semester VI FPIK UNDIP menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang sangat tinggi kepada Sekolah Nasima atas partisipasinya dalam melestarikan lingkungan pesisir Semarang melalui penanaman mangrove.

“Mangrove yang dalam bahasa latin ziphoraapiculata, sangat penting bagi kehidupan kita. Mangrove mampu menahan arus air laut yang mengikis daratan pantai (abrasi).

Selain itu, tuturnya, mangrove juga dapat menyerap gas polutan karbondioksida, menghasilkan oksigensert
sebagai tempat hidup berbagai macam biota laut seperti ikan-ikan kecil untuk berlindung dan mencarimakan.

Rahma Dian Arsanti, siswa kelas VII-A menuturkan senang dapat secara langsung menanam mangrove di pantai Semarang. Kegiatan ini diharapkan dapat menginspirasi teman-teman dari sekolah lain untuk lebih peduli pada masalah abrasi di Kota Semarang yang sudah sangat mengkhawatirkan. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 52 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *