Home > HEADLINE > Lazisnu Jateng Siap Kirimkan Mobil Klinik Keliling Ke Lokasi Bencana Palu

Lazisnu Jateng Siap Kirimkan Mobil Klinik Keliling Ke Lokasi Bencana Palu

SEMARANG[Kampusnesia] – Pimpinan Wilayah NU Care-Lazisnu Jateng siap mengirimkan bantuan armada mobil klinik keliling ke lokasi bekas bencana di Kota Palu Sulawesi Tengah (Sulteng).

Ketua PW NU Care-Lazisnu Jateng H Muhammad Mahsun mengatakan mobil klinik ini  akan dikirim melalui Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan kini hanya menunggu kesiapan PW NU Care- Lazisnu Sulteng yang akan mengelola fasilitas kesehatan masyarakat ini.

“Selain dilengkapi peralatan untuk perawatan kesehatan, klinik mobil ini juga dilengkapi  logistik dan tim dokter bersama tenaga perawat kesehatan. Untuk sementara dokter dan perawatnya  disiapkan dari Jateng,” ujar Mahsun, Jum’at (25/1).

Menurutnya, selama di Sulteng fasilitas kesehatan ini akan dimaksimalkan, tidak hanya untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat di Kota Palu saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan di daerah sekitarnya yang membutuhkan seperti di Donggala dan Sigi.

Bagi warga yang ingin mendapat layanan kesehatan, lanjutnya, bisa langsung mendatangi mobil klinik  ini dan tidak dibebani biaya alias gratis. Program ini merupakan partisipasi warga NU Jateng dalam upaya meringankan penderitaan para korban bencana alam Palu, Donggala dan Sigi.

Dia menuturkan di luar momentum pasca bencana, mobil klinik yang dibranding dengan “Layanan Kesehatann Gratis NU Peduli NU Care-Lazisnu Jateng” ini bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan perawatan kesehatan msyarakat sehari-hari.

Sebelum dikirim ke Palu, tutur Mahsun, klinik mobil ini akan diujicobakan melayani kesehatan masyarakat di arena Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) NU Jateng di kampus Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdltul Ulama (STAI NU) Temanggung, Sabtu mendatang (26/1).

Ketua tanfidziyah PWNU Jateng Drs KH Muhammad Muzamil mengatakan uji coba klinik mobil di arena Muskerwil ini, diharapkan dapat memacu semangat cabang-cabang NU se- Jateng yang sedang mengikuti muskerwil agar memaksimalkan potensi zakat di daerah masing-masing. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 152 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *