Home > HEADLINE > Jokowi Dan Ibu Iriana Seruput Kopi Di Benteng Van den Bosch

Jokowi Dan Ibu Iriana Seruput Kopi Di Benteng Van den Bosch

NGAWI[Kampusnesia] – Presiden Indonesia Ir Joko Widodo (Jokowi) dalam kunjungan kerjanya  ke Kabupaten Ngawi Jatim Jum’at (1/2) menyempatkan mengelilingi Benteng Van Den Bosh dan menyambangi sebuah kantin di areal benteng untuk menikmati secangkir kopi dan aneka hidangan tradisional seperti kacang rebus,ubi rebus dan sebagainya.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Gubernur Jatim Soekarwo dan Ibu Nina Kirana Soekarwo, Bupati Ngawi Budi Sulistyono dan Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dwi Riyanto Sujatmiko turut bergabung bersama Jokowi dan Ibu Iriana Jokowi . Mereka melakukan perbincangan cukup lama.

Selepas perbincangan, Jokowi mengatakan kopi hangat yang dicicipinya itu sangat enak dan terjangkau harganya. Namun, meski murah, rasa dan kualitasnya tak kalah dengan yang lainnya.

“Tadi saya mencicip ada kopi yang enak sekali. Saya lupa tadi harganya berapa, tapi saya kira murah, memang  kalau di daerah murah-murah, enak-enak. Hidangannya saya habiskan tadi,” ujar Jokowi yang juga menyempatkan diri mengunjungi sejumlah stan usaha mikro yang ada di sekitar benteng yang salah satunya menjual produk beras berbagai varian.

Menurutnya, ada varian beras merah putih organik, harganya Rp27.000 per kg.Tetapi, ada juga varian lain yang lebih mahal. Beras singkong dibanderol dengan harga Rp75.000 per kg, tapi tanpa glukosa, ini bagus untuk kesehatan.

Disela kunjungan kerjanya, Jokowi sempat menghubungi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono untuk melakukan pemugaran kompleks Benteng Van den Bosch yang menjadi ikon wisata populer di Ngawi.

Setelah acara tersebut, Jokowi beserta rombongan langsung menuju Masjid Agung Baiturrahman, Kabupaten Ngawi, untuk melaksanakan ibadah salat Jumat.

“Oh, kopinya tadi Rp8.000. Murah kan?,” ujarnya sesaat sebelum meninggalkan benteng itu. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 18 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *