Home > HEADLINE > Batang Akan Terapkan Program SMA Berwirausaha Masuk Dalam Mata Pelajaran SLTA

Batang Akan Terapkan Program SMA Berwirausaha Masuk Dalam Mata Pelajaran SLTA

BATANG[Kampusnesia] – Pasangan Bupati-Wakil Bupati Batang, Wihaji-Suyono mulai menerapkan progam ‘SMA Berwirausaha’ Masuk dalam mata pelajaran sekolah pada tingkat SLTA dan SMK di wilayahnya, sebagai upaya untuk melahirkan wirausahawan-wirausahawan baru dari kalangan komunitas milineal.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Batang Tulyono melalui Kabid Pelatihan Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gandi Windu Nurcahya mengatakan program ini merupakan bagian dari program Bupati-Wakil Bupati Batang yang bertekad akan mewujudkan 1.000 wirausahawan baru yang dikemas dalam program SMA Berwirausaha.

“Dalam mewujudkan program ini kami menjalin kerja sama dengan lembaga -lembaga pendidikan formal tingkat menengah atas dengan memasukkan materi wirausaha, sebagai salah satu mata pelajaran yang diajarkan selama dua semester,” ujarnya, Rabu (6/2).

Menurutnya, program ‘SMA Berwirausaha’ ini telah diujicobakan di SMA Islam Ahmad Yani Batang sebagai program percontohan dan selanjutnya akan dikembangkan di seluruh SLTA lainnya di wilayah Batang.

Program itu, lanjutnya, ke depan sebagai upaya untuk mengantar kalangan pelajar memasuki  dunia  wirausaha dan sebagai embrio wirausahwan baru dengan target sasaran terciptanya wirausahawan mandiri di Batang, yang berasal dari pelajar SMA, sehingga setelah lulus sekolah mereka tidak kebingungan lagi mencari pekerjaan.

Dia menuturkan untuk mencapai tujuan itu diperlukan kerja sama dengan banyak pihak mulai dari Dinas Ketenagakerjaan, sekolah yang bersangkutan dan para Petugas Pendampingan Kewirausahaan yang berkualitas dan mampu berperan sebagai motivator, fasilitator, komunikator, serta dinamisator bagi pemberdayaan ekonomi selama program berlangsung.

Petugas Pendampingan Kewirausahaan, dia menambahkan sekaligus berfungsi sebagai konsultan sewaktu diperlukan oleh kelompok tenaga kerja muda dalam mengembangkan usaha produktif yang berkelanjutan. Implementasi kegiatan ini meliputi  pelatihan kewirausahaan , pelatihan dasar dan pelatihan lanjutan pengembangan skill serta pendampingan.

Pelatihan kewirausahaan Kegiatan ini adalah kegiatan pelatihan sementara masih berbentuk pelatihan menjahit dan daur ulang limbah dan perca menjadi aneka produk.

Terkait pelatihan dasar dan pelatihan lanjutan pengembangan skill, Dinas Ketenagakerjaan memberikan pelatihan rutin terkait pengembangan skill siswa SMA Islam AYani Batang, dengan masuk sebagai mata pelajaran di SMA bersangkutan.

Kegiatan itu, tutur Gandi Windu Nurcahya, setelah siswa lulus, diharapkan siswa bisa langsung mendapat pelatihan lanjutan di Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan Batang.

Selanjutnya pendampingan, setelah program ini selesai, juga diharapkan Dinas Ketenagakerjaan Batang dapat mendampingi peserta pelatihan supaya mendapatkan pekerjaan yang layak, bahkan mampu menjadi wirausaha mandiri.

Kepala SMA Islam Ahmad Yani Batang, Moh Akyas menuturkan program “SMA Berwirausaha’ adalah implementasi pengembangan Kurikulum K 13 ke dalam mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan (PKWU), untuk tahun pelajaran 2019/2020.

Dalam kurikulum itu, lanjutnya, sekolah bebas mengembangkan sumberdaya yang ada di sekolah untuk kemajuan sekolah, yang selanjutnya akan menjadi salah satu mata pelajaran di sekolah tersebut sesuai nota kesepakatan (MoU) antara Dinas Ketenagakerjaan dengan pihak sekolah.

Dengan kerja sama ini, dia menambahkan tentu semakin melecut semangat siswa dalam mengembangkan minat kewirausahaan yang telah tumbuh, sebelumnya melalui kegiatan ekstrakurikuler atau eskul.

Peserta kegiatan penilatihan mencapai ratusan siswa dan siswi SMA Islam A Yani Batang mulai dari kelas X, XI dan XII. (wan/smh)

* Artikel ini telah dibaca 34 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *