Home > EKONOMI & BISNIS > Pemkot Semarang Akan Benahi Jembatan Rapuh Dan Pemukiman

Pemkot Semarang Akan Benahi Jembatan Rapuh Dan Pemukiman

SEMARANG[Kampusnesia] – Pemkot Semarang ssiap akan melakukan pembenahan infrastrukur baik jembatan maupun permukiman yang berada pada wilayah Kecamatan Gunungpati untuk diperbaiki.

Wali kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan Pemkt siap akan melakukan pembenahan sejumlaj jembatan dan permukiman yang berada pada wilayah Kecamatan Gunungpati itu, mengigat banyak jembatan yang tidak layak ataupun tapuh diterjang bencana longsor.

“Dari pantauan di lapangan, terutama di Kampung Persen, Sekaran, Gununggpati terdapat jembatan yang masih menggunakan material bambu, dan tanah longsor di esa Bantardowo sedalam dua meter yang kini mendesak membutuhkan perbaikan,” ujar Hendi panggilan akrab Hendrar Prihadi itu saat melakukan pemantauan di beberapa wilayah, di Kota Semarang, Rabu (6/2).

Pemantuan atau blusukan ke kampung-kampung di wilayahnya rutin sudah dilakukan Hendi sejak 2011, Bahkan kali pemantuan ke Kampung Persen, Sekaran, Gunungpati sebagai yang terberat.

“Sepanjang saya berkeliling masuk perkampungan sejak 2011, kali ini adalah yang terberat. Medannya berat, sehingga pekerjaan rumah untuk membenahinya juga butuh energi yang luar biasa,” tuturnya.

Kondisi itu, mendorong sebagai tantangan ke depan untuk melakukan pembenahan baik jembatan maupun permukiman yang berada pada wilayah Kecamatan Gunungpati tersebut, Namun, setidaknya justru dapat mengetahui pasti kondisi riil lapangan, sehingga dapat mencari solusi yang terbaik untuk masyarakat.

Menurutnya, dua hal terkait permasalahan yang harus segera dilakukan pembanahan selain jembatan yang masih menggunakan material bambu, juga wilayah terkena musibah bencana longsor, terutama  di Desa Bantardowo sangat membutuhkan perbaikan.

Hendi berkomitmen seluruh jembatan yang masih menggunakan bahan bambu di wilayahnya segera diperbaiki, meski masih bersifat sementara dengan penggantian material bambu dengan kayu yang lebih kuat dan tebal, juga diharapkan dengan pergantian material dapat memberi keamanan dan kenyamanan lebih bagi pengguna jembatan.

“Itu sementara, ke depan pada 2020 kita akan bangun jembatan gantung dengan material besi di Kampung Persen, sehingga lebih kokoh lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Semarang Iswa Aminuddin  menuturkan akan memulai perencanaan teknis untuk membangun jembatan gantung di Kampung Persen.

Menurutnya, membangun infrastruktur di daerah dengan kondisi medan seperti di Kampung Persen itu tidaklah mudah. Salah satu kendala yang akan dihadapi pada saat mobilisasi alat berat dan material.

“dengan demikian, kami membutuhkan waktu untuk menyusun perencanaan tekhnis yang matang terlebih dahulu, sebelum memulai pembangunan fisik direalisasikan,” tuturnya. (Andi Saputra/rs)

* Artikel ini telah dibaca 14 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *