Home > HEADLINE > Usaid Siap Bantu Pemkot Semarang Perbaharui Sitem Aplikasi Lapor Hendi

Usaid Siap Bantu Pemkot Semarang Perbaharui Sitem Aplikasi Lapor Hendi

SEMARANG[SemarangPedia] – Badan Bantuan Pembangunan Internasional Amerika (United States Agency for International Development / USAID) berkunjung ke Kota Semarang, setelah sebelumnya Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donovan Jr bertemu dengan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Kunjungan delegasi itu diterima Walikota Semarang Hendrar Prihadi di Balaikota Semarang, Jum’at (8/2). Mereka kembali untuk melihat Situation Room milik Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dan pengelolaan aplikasi Lapor Hendi.

Anders Mantius sebagai perwakilan delegasi itu mengatakan kedatangan delegasi itu ke Kota Semarang untuk membahas tentang sistem aplikasi Lapor Hendi yang telah berjalan di Kota Semarang sejak 2016.

“Kunjungan USAID ke Kota Semarang secara spesifik disebutkan untuk membantu pengembangan sistem apikasi Lapor Hendi, agar mampu lebih cepat dalam berkomunikasi dua arah,” ujarnya

Menurutnya, sistem Lapor Hendi yang sudah ada sekarang dengan kebutuhan yang semakin besar, penting untuk dikembangkan agar mampu secara tuntas menyelesaikan seluruh laporan masyarakat di wilayah Kota Semarang.

Dengan adanya pengembangan sistem yang fokus dalam peningkatan fungsi komunikasi dua arah, data pelaporan dapat lebih terpantau penyelesaiannya oleh Pekot Semarang serta masyarakat di ibukota Jateng ini.

Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi menyambut baik perhatian yang diberikan USAID kepada Pemkot Kota Semarang.

Hendi panggilan akrab Hendrar Priahadi itu menuturkan sepakat bila sistem Lapor Hendi harus dikembangkan, mengingat hingga berjalan sampai 2018 tercatat sudah ada 11.844 laporan yang masuk dan dikelola oleh Pemkot, hingga menunjukkan sistem pelaporan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Dia yakin dengan sistem pelaporan yang sudah dikembangkan bakal lebih memudahkan jajarannya untuk mengelola laporan, serta mampu terwujud penyelesaian laporan yang lebih cepat.

“Aplikasi Lapor hendi menjadi salah satu kanal penyerapan aspirasi masyarakat yang terbuka terhadap berbagai saran, masukan, komplain untuk menjadikan wilayah lebih baik,” tuturnya.

Menurutnya, sejak aplikasi itu diluncurkan Mei 2016 lalu, sistem pelaporan ini telah menjadi saluran yang dipercaya masyarakat untuk menyampaikan uneg-unegnya hingga mendorong Pemkot terus berkomitmen untuk meresponnya sebaik mungkin.

Dari seluruh laporan, tutur Hendi, yang masuk ke Pemkot Semarang, sebanyak 95,2% berhasil diselesaikan dalam waktu kurang dari 10 hari, 2,8% butuh penyelesaian lebih dari 10 hari dan sisanya sebanyak 2% tidak terverifikasi.

Dari catatan statistik tersebut, dia menambahkan dengan sistem pelaporan yang baru diharapkan waktu penyelesaian laporan dapat lebih ditekan menjadi 5 hari dan laporan yang tidak terverifikasi dapat diminimalisir.

“Sitem yang baru diharapkan akan berdampak positif dalam peningkatan pelayanan masyarakat di Kota Semarang, khususnya dalam memberikan solusi terhadap permasalah yang dialami masing – masing,” ujarnya. (Andi Saputra/rs)

 

* Artikel ini telah dibaca 15 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *