Home > HEADLINE > GM FKUB Jateng Intensifkan Aktifitas Non Formal Untuk Perkokoh Persatuan

GM FKUB Jateng Intensifkan Aktifitas Non Formal Untuk Perkokoh Persatuan

SEMARANG[Kampusnesia] – Generasi Muda Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Jawa Tengah (GM FKUB Jateng) mengintensifkan aktivitas-aktivitas nonformal meeting untuk memperkokoh persatuan dan mencegah terjadinya miskomunikasi berbasis perbedaan keyakinan beragama.

Ketua FKUB Jateng Drs KH Taslim Syahlan M.Si
disela acara Njagong Kerukunan Generasi Muda Lintas Agama dan Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa di Sanggar Sapta Dharma Blater Kabupaten Semarang, akhir pekan lalu
mengatakan meski semangat untuk bersaudara telah mendarah mendaging di sanubari masyarakat, namun semangatnya masih perlu dibina dan dipelihara .

“Apalagi saat ini isu ujaran kebencian dengan mengusung tema-tema perbedaan agama berhembus kencang, kondisi ini menumbuhkan keprihatinan kami, sehingga kami mengambil prakarsa mendorong GM FKUB untuk berkontribusi menjaga suasana rukun yang sudah terbina dengan baik ini,” ujarnya.

Menurutnya, aktivitas non formal meeting bisa dikemas melalui berbagai kegiatan yang bersifat santai sebagaimana yang dilkukan dalam rangka peringatan tahun baru imlek dengan menggelar acara bertema njagong kerukunan.

Istilah njagong, lanjutnya, sangat populer di lingkungan masyarakat Jateng. Njagong adalah pertemuan tidak resmi antar warga, sambil duduk dan menikmati hidangan ringan dan bertukar fikiran tentang berbagai hal.

Dia menuturkan di forum tidak formal atau tidak resmi ini bisa dimanfaatkan untuk mengedukasi di kalangan generasi muda tentang pentingnya kedewasaan dalam beragama dan berkeyakinan di tengah-tengah suasana yang majemuk.

Selain edukasi, tutur Taslim, di forum non formal seperti ini juga bisa digunakan untuk melakukan penguatan sikap generasi muda untuk sedini mungkin mampu membangun moderasi beragama dan berkeyakinan untuk memperkokoh kerukunan hidup antar umat beragama.

Kegiatan njagong atau apapun namanya yang sifatnya non formal dirasa lebih mengena dan mendalam kesan spiritnya, sehingga aktivitas ini akan terus dikembangkan. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 78 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *