Home > HEADLINE > Lima Dubes Baru RI Untuk Negara Sahabat Dilantik Presiden Jokowi

Lima Dubes Baru RI Untuk Negara Sahabat Dilantik Presiden Jokowi

JAKARTA[Kampusnesia] – Lima duta besar baru Republik Indonesia (RI) untuk sejumlah negara sahabat dilantik dan diambil sumpahnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/2).

Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden Machmudin mengatakan pengangkatan para duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) RI ini tertuang dalam Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 17/P Tahun 2019 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia.

”Kelima nama Dubes LBBP RI tersebut terdiri Andriana Supandi MA sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Papua Nugini merangkap Kepulauan Solomon, berkedudukan di Port Moresby, Mochammad Chandra Widya Yudha MA sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Serbia merangkap Republik Montenegro, berkedudukan di Beograd,” ujar Bey.

Selanjutnya, Hasrul Azwar MM sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Maroko merangkap Republik Islam Mauritania, berkedudukan di Rabat, Berlian Napitupulu sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Demokratik Rakyat Korea, berkedudukan di Pyongyang dan Kenssy Dwi Ekaningsih sebagai Duta Besar LBBP RI untuk Republik Ceko, berkedudukan di Praha.

Acara pelantikan kemudian ditutup dengan pemberian ucapan selamat yang didahului oleh Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla untuk kemudian diikuti oleh tamu undangan yang hadir.

Setelah melantik dubes baru RI, Jokowi menerima surat kepercayaan dari 11 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh (LBBP) dari negara sahabat baik yang berkedudukan di dalam (resident) maupun luar Indonesia (non resident).

Menurutnya,penyerahan surat kepercayaan tersebut digelar di ruang kredensial, Istana Merdeka, Jakarta, sekira pukul 14.00 WIB, Rabu (13/2).

Dari Duta Besar sebanyak itu, sebanyak 8 orang di antaranya berkedudukan di Jakarta, sementara 3 orang lainnya berkedudukan di luar Indonesia.

Penyerahan surat kepercayaan tersebut, lanjutnya, menandai dimulainya penugasan resmi dari para duta besar tersebut di Indonesia. Sedangkan kesebelas duta besar negara sahabat itu terdiri Gustavo Ayares Ossandon, Duta Besar LBBP Republik Chile untuk Republik Indonesia, Riadh Dridi, Duta Besar LBBP Republik Tunisia untuk Republik Indonesia.

Jaroslav Chlebo, Duta Besar LBBP Republik Slowakia untuk Republik Indonesia, Abas Benz Kono, Duta Besar LBBP Republik Suriname untuk Republik Indonesia, Carlos Antonio Moreno, Duta Besar LBBP Republik Guinea-Bissau untuk Republik Indonesia;, Juan Camilo Valencia González, Duta Besar LBBP Republik Kolombia untuk Republik Indonesia, Esam A. Abid Althagagi, Duta Besar LBBP Kerajaan Arab Saudi untuk Republik Indonesia.

Ramadés Jesús Gómes Azuaje, Duta Besar LBBP Republik Bolivarian Venezuela untuk Republik Indonesia, Jurij Rifelj, Duta Besar LBBP Republik Slovenia berkedudukan di Canberra, Australia, Felix Ngoma, Duta Besar LBBP Republik Kongo, berkedudukan di Tokyo, Jepang dan  Gediminas Varvuolis, Duta Besar LBBP Republik Lithuania, berkedudukan di Tokyo, Jepang.

Penyerahan surat kepercayaan duta besar negara sahabat tersebut dimulai dengan seremonial upacara penyambutan di halaman depan Istana Merdeka. Satu per satu lagu kebangsaan negara sahabat diperdengarkan secara bergantian.

Dia menuturkan secara bertahap para duta besar menuju ruang tunggu Istana Merdeka guna mengisi buku tamu sebelum menuju ruang kredensial dan menyerahkan surat kepercayaan kepada Presiden Jokowi. Acara dilanjutkan dengan veranda talk antara Presiden Jokowi dan para duta besar tersebut.

Veranda talk yang dilakukan bersama dengan duta besar negara sahabat itu menandakan komitmen Pemerintah Indonesia untuk menjalin persahabatan antara kedua negara. Dalam acara penyerahan surat-surat kepercayaan duta besar negara sahabat kali ini, Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (smh)

* Artikel ini telah dibaca 19 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *