Home > HEADLINE > Rakor Apel Kebangsaan 2019 Semakin Dimantapkan

Rakor Apel Kebangsaan 2019 Semakin Dimantapkan

PEKALONGAN [Kampusnesia] – Ketua DPRD Jateng Rukma Setyabudi menghadiri rapat koordinasi (Rakor) Apel Kebangsaan di kediaman Habib Lutfi, Kota Pekalongan, Kamis (21/2).

Dalam rapat itu, Wagub Jateng Taj Yasin Maimun mengatakan rapat digelar untuk membahas persoalan keamanan yang mulai ada ancaman dari beberapa kelompok perusuh.

Dengan adanya Apel Kebangsaan yang rencananya digelar pada 17 Maret 2019 di Kota Semarang, ada komitmen bersama untuk meningkatkan keamanan dan persatuan di Jateng, mengingat saat ini kelompok perusuh tersebut sudah meresahkan beberapa daerah seperti Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.

“Kita sama-sama berharap, dengan adanya Apel Kebangsaan, semua bisa saling meningkatkan keamanan, sekaligus semangat gotong royong,” ujarnya saat membuka rakor itu.

Menurutnya, dalam apel mendatang diperkirakan akan dikuti peserta lebih dari 100.000 yang terdiri dari kalangan pelajar SMP, SMA, Ponpes dan Komunitas Seni/ Budaya. Selain juga para ulama-ulama agama akan ikut hadir.

“Acaranya berupa panggung seni dan sholawatan. Selain ada tarian lintas agama yang menggambarkan Bhinneka Tunggal Ika. Selain Habib Lutfi, Gubernur Jateng, Romo Budi, Kyai Maimun Zubair dan Tokoh-tokoh masyarakat akan ikut melaksanakan doa bersama,” tuturnya.

Senada Rukma menuturkan sangat apresiatif dengan gelaran Apel Kebangsaan tersebut dan diharapkan dengan adanya komitmen bersama dalam kegiatan itu, maka kondisi Jateng semakin kondusif, aman, nyaman dan tetap rukun dalam keberagaman.

“Untuk itu, kita sepakat bahwa kelompok-kelompok yang mengancam keamanan itu adalah musuh bersama. Saya berharap kegiatan siskamling terus ditingkatkan untuk saling guyub antar masyarakat,” ujar Rukma.

Dalam Rakor Apel Kebangsaan di Kediaman Habib Lutfi, di Jalan Dr Wahidin Kota Pekalongan juga hadir Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, Kapolda Jateng Irjen Condro Kirono, Kapolrestabes Semarang Kombes Abioso Seno Aji, Kodim Semarang dan beberapa Forkompinda Jateng serta para ulama-ulama lintas agama. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 101 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *