Home > EKONOMI & BISNIS > Geomed Indonesia Realisasikan Pembangunan Pabrik Alat Kedokteran Di KIC Semarang

Geomed Indonesia Realisasikan Pembangunan Pabrik Alat Kedokteran Di KIC Semarang

SEMARANG[Kampusnesia] – PT Geomed Indonesia produsen peralatan kesehatan merealisasikan pendirian pabrik baru di Kawasan Industri Candi (KIC) Semarang.

Pabrik baru yang dibangun di atas lahan seluas 1 hektare itu, sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas produksi perusahaan.

Presiden Direktur PT Geomed Indonesia Hanno Haug mengatakan pabrik yang berlokasi di Semarang itu, memiliki luasnya tiga kali dari pabrik sebelumnya yang digunakan untuk produksi di Kawasan Industri Terboyo.

”Kami mengumumkan ekspansi fasilitas pabrik di Indonesia ini, katena sudah lebih dari 20 tahun kami sukses memproduksi peralatan bedah dan gigi yang mempunyai standar kualitas untuk pangsa pasar di seluruh dunia. Ekspansi ini juga untuk menyongsong pertumbuhan perusahaan je depan,” ujarnya kepada pers di kantornya di Kawasan Industri Terboyo Blok M 62-64, Semarang, Jumat (8/3).

Pangsa pasar, lanjutnya, produk-produk kesehatan Geomed juga untuk memenuhi kebutuhan ekspor seperti Amerika dan beberapa negara di kawasan Eropa, bahkan hingga ke kawasan Afrika.

Menurutnya, permintaan terus meningkat, sementara lokasi pabrik yang ada di Kawasan Industri Terboyo sudah tidak memungkinkan untuk penambahan mesin produksi.

”Dengan demikian, perusahaan melakukan ekspansi di kawasan industri yang memiliki lahan lebih luas,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur PT Geomed Indonesia Suryo Budi Susetyo menuturkan pabrik dengan fasilitas modern ini dijadwalkan nulai beroperasi kuartal III pada 2020. Secara simbolis dimulainya pembangunan pabrik baru ini sudah dilaksanakan pada 26 Februari 2019.

”Pembangunan pabrik baru ini menelan biaya investasi sebesar lebih dari Rp50 miliar,” ujarnya.

PT Geomed Indonesia didirikan oleh Thomas Haug pada 1997. Perusahaan Penanaman Modal Asing (PMA) asal Jerman ini memproduksi alat kedokteran dengan presisi tinggi dan didukung oleh estetika.

”Perusahaan juga sudah mendapat serifikasi DIN EN ISO 13485 yang merupakan standar internasional untuk penghasil produk kedokteran di seluruh dunia,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 23 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *