Home > HEADLINE > KPU Jateng Hanya Melayani Pindah TPS Hingga 17 Maret 2019

KPU Jateng Hanya Melayani Pindah TPS Hingga 17 Maret 2019

SEMARANG[Kampusnesia] – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jateng memberi waktu bagi masyarakat yang mempunyai hak pilih untuk mengurus formulir A5, jika akan pindah memilih tidak di tempat pemungutan suara asal.

Komisioner KPU Jateng Diana Ariyanti mengatakan pengurusan formulir A5 bisa mulai dilakukan hingga 17 Maret 2019 mendatang.

Menurutnya, untuk prosedur pengurusannya, warga bisa meminta surat pengantar dari kelurahan asal untuk diajukan ke KPU tujuan, selain juga bisa langsung ke KPU tujuan, dengan menunjukkan e-KTP.

Swtelah masyarakat mengurus formulir A5, lanjutnya, KPU asal akan mencoret nama pemilih di TPS asal dan menandai nama tersebut sebagai pemilih yang pindah memilih ke KPU tujuan.

“Bagi pemilih yang menggunakan haknya untuk pindah memilih harus terdaftar di DPT tempat bersangkutan didata, selain juga bisa dalam keadaan tertentu bersangkutan pindah memilih langsung ke KPU tujuan,” ujarnya, Kamis (14/3).

Dalam keadaan tertentu itu, tutur Diana, misalnya tugas belajar, sakit di rumah sakit atau menjadi tahanan. Itu beberapa hal yang bisa menyebabkan pemilih pindah memilih.

Dia menuturkan pengurusan A5 diberkan waktu hingga 17 Maret 2019 mendatang, sebagai upaya untuk memastikan kebutuhan logistik pemilu tidak mengalami kekurangan, sehingga KPU bisa menyiapkan logistik pemilu bagi pemilih yang pindah.

“Bagi masyarakat yang punya hak pilih dan mau pindah memilih diharapkan cepat mengurusnya jangan terlalu mepet. Batas waktu pengurusan diperhatikan, agar semuanya tidak kesulitan dan dapat berjalan lancar,” tuturnya.

Pemilih, dia menambahkan yang pindah tempat memilih belum tentu mendapatkan lima surat suara layaknya pemilih tidak pindah memilih. Karena jika dalam satu provinsi tapi berbeda kota dan beda daerah pemilihan, pemilih hanya mendapat surat suara untuk Pilpres dan calon DPD-RI. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 7 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *