Home > HEADLINE > Peringati Harlah Ke-96 NU Batang Gelar Donor Darah

Peringati Harlah Ke-96 NU Batang Gelar Donor Darah

BATANG[Kampusnesia] – Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Kabupaten Batang menggelar aksi sosial dengan kegiatan donor darah di Masjid Hasyim Asyari, di kawasan Rumah Sakit Nahdatul Ulama (RSNU) Kabupaten Batang, jalan raya Sengon Subah, Minggu (17/3).

Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Batang, Achmad Taufiq melalui Ketua LKNU Cabang Batang dr Slamet Solichin mengatakan kegiatan sosial ini merupakan salah satu rangkaian acara dalam menyemarakan peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-96 NU.

Dalam merealisasikan kegiatan ini, lanjutnya, LKNU menggandeng Lembaga Amil Zakat (Lazis) NU cabang Batang, PC GP Ansor Kabupaten Batang dan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Batang.

“Sebelumnya LKNU telah menghelat berbagai kegiatan sosial di antaranya pengobatan gratis, launching Kartu Jaminan Kesehatan Nahdatul Ulama (JKNU), disusul acara donor darah ini, alhamdulillah berlangsung meriah dengan diikuti oleh 150 pendonor,” ujar dr Solichin.

Menurutnya, kiprah LKNU sebagai perangkat PCNU Batang di bidang layanan kesehatan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Donor darah ini merupakan salah satu kegiatan sosial yang pertama kali dilakukan oleh LKNU Batang.

Kegiatan seperti ini, dia menambahkan akan dijadikan sebagai agenda rutin dan tetap dengan lokasi kegiatan berpindah-pindah ke setiap Majelis Wakil Cabang (MWC). Di Batang terdapat 15 MWC, direncanakan akan dibagi menjadi tiga zona.

Dia menuturkan kegiatan donor darah adalah bagian dari kontribusi LKNU terhadap kesehatan masyarakat Batang. Melalui UTD PMI Kabupaten Batang, LKNU ingin membantu masyarakat Batang yang membutuhkan darah.

Selain itu, tutur dr Solichin, LKNU juga bakal mengambil peran lain dalam mewujudkan masyarakat Batang yang lebih sehat di antatanya dengan memberikan layanan kesehatan gratis untuk Ibu hamil dan bayi kurang gizi.

Kegiatan ini sebagai kontribusi LKNU dalam mendukung program kerja Pemerintah, khususnya Kabupaten Batang yang ingin menekan angka kematian ibu melahirkan dan bayi stunting.

“Dalam waktu dekat ini, kita akan galakan kegiatan sosial tersebut,” tuturnya. (wan/smh)

* Artikel ini telah dibaca 201 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *