Home > HEADLINE > Bawaslu Batang Tertibkan Ratusan Alat Peraga Kampanye

Bawaslu Batang Tertibkan Ratusan Alat Peraga Kampanye

BATANG[Kampusnesia] – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Batang bersama tim gabungan Polres Batang, Satpol PP dan KPU Batang melakukan penertiban Alat Peraga Kampanye (APK) yang dinilai melanggar peraturan, Senin (18/3).

Divisi Hubungan Masyarakat dan Antar Lembaga Bawaslu, Mahbrur mengatakan langkah penertiban APK yang melanggar itu, mengacu pada peraturan SK Bupati Batang Nomor 270/183/2018 mengenai penetapan tempat lokasi kampanye Pilgub 2018 dan Pemilu 2019.

“Penertiban APK dilakukan disepanjang jalan pantura meliputi Jalan Jenderal Sudirman (Jensud), Jalan Veteran dan RA Kartini. Proses pelepasan APK menggunakan crane milik Dishub Batang,” ujar Mabrur di Batang, Senin (18/9).

Menurutnya, dari hasil penertiban sebanyak 130 APK dicopot, terdiri dari 10 baliho besar dan selebihnya berupa spanduk, serta bendera. Penertiban ini dilakukan dengan melepas APK dengan sasaran lokasi yang dilarang sesuai dengan SK Bupati dan peraturan KPU.

Dalam penertiban itu, lanjutnya, melibatkan 50 personil yang dibagi dalam empat tim. Tersebar di seluruh Kecamatan Batang, mereka menyisir jalur protokol Jenderal Sudirman, dua tim ke arah selatan sampai ke Desa Cepoko Kuning Utara sampai ke TPI Batang dan barat sampai di perbatasan antara Batang dan Kota Pekalongan.

Dia menuturkan sebelum penertiban ini pihaknya melayangkan surat pemberitahuan hingga surat himbauan kepada peserta pemilu, langkah ini sesuai dengan prosedur yang berlaku. Upaya penertiban APK akan terus digalakan hingga menjelang hari tenang atau H-3 sebelum pencoboblosan 17 April mendatang.

“Seharusnya peserta pemilu tahu peraturan ini, karena sudah berlaku dari sejak penyelenggaraan Pilgub. Kami juga sudah berikan surat pemberitahuan dan himbauan, bahkan surat rencana penertiban hari ini. Tetapi masih banyak yang terpasang sehingga harus ditindak dengan pencopotan,” tuturnya.

Ketua KPU Batang Nur Topan yang memantau langsung pencopotan APK menuturkan penertiban APK merupakan bagian dari upaya agar jalannya pemilu sesuai dengan aturan.

“Peserta pemilu diharapkan agar dalam pemasangan APK memperhatikan ketentuan yang ada baik mengacu pada Undang-undang, peraturan KPU (PKPU) atau SK Bupati tentang aturan pemasangan APK,” ujarnya (wan/smh)

* Artikel ini telah dibaca 17 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *