Home > HEADLINE > Borobudur Marathon 2019 Bakal Digelar Lebih Menarik

Borobudur Marathon 2019 Bakal Digelar Lebih Menarik

SEMARANG[Kampusnesia] – Pemprov Jateng akan kembali menggelar ajang lari bergengsi skala internasional Borobudur Marathon 2019 yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.

Pendaftaran lomba lari akbar di kawasan Candi Barobudur Kabupaten Magelang itu akan dibuka mulai Juni 2019 secara online.

Panitia Pelaksana Borobudur Marathon 2019 Lukminto Wibowo saat audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Selasa (2/4) mengatakan ajang Borobudur Marathon merupakan ajang lari paling ditunggu masyarakat.

Lomba lari itu, tahun lalu berhasil sukses dengan menyedot ribuan pelari baik lokal maupun mancanegara.

“Borobudur Marathon merupakan ajang lari terbaik di Indonesia, setelah berhasil meraih penghargaan Best Marathon of The Year pada 2018 lalu,” ujar Lukminto.

Menurutnya, tahun ini ajang tersebut akan kembali dihelat lebih meriah lagi dengan konsep dan pelaksanaannya akan dibuat semakin menarik dan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

“Tahun ini kami akan menerapkan sistem undian kepada peserta. Jadi silahkan mendaftar melalui online, dan nantinya seluruh pendaftar akan kami ambil 10.000 peserta dengan cara diundi,” tuturnya.

Sistem undian bagi peserta, lanjutnya, merupakan cara yang paling adil untuk menampung antusiasme masyarakat mengikuti ajang ini, mengingat pada perhelatan sebelumnya, banyak masyarakat yang mengeluh karena tidak kebagian tiket.

Pada ajang lomba lari internasional ini, die menambahkan juga menerapkan sistem undian, sehingga bisa adil untuk menampung antusiasme peserta yang bakal membanjir.

Lukminto menuturkan dari hasil evaluasi Borobudur Marathon 2018 lalu, kepesertaan pelari dari luar Jateng dan Mancanegara semakin meningkat dari tahun sebelumnya, hingga berdampak positif pada sektor lain seperti ekonomi, pariwisata dan lainnnya ikut meningkat.

“Pada 2018 lalu, kepesertaan pelari dari luar Jateng mencapai sebanyak 81% dan pelari asing 3%. Tahun ini kami akan tingkatkan, dengan target 12% peserta dari asing,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan jika ajang gelaran Borobudur Marathon yang rutin digelar tiap tahun sejak 2016 lalu terus mengalami peningkatan kualitas. Tak hanya pelaksanaan lomba, namun efek dari acara itu juga semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Ekonomi tumbuh, hotel-hotel dan homestay penuh, kerajinan dan produk-produk UMKM di Magelang dan sekitarnya laku keras. Inilah sebenarnya konsep yang kami inginkan,” tutur Ganjar.

Menurutnya, Borobudur Marathon merupakan event yang paling dinanti semua masyarakat, sehingga pihaknya akan terus memberikan dukungan penuh agar event tahunan ini semakin baik dan menjadi ajang lomba marathon tingkat internasional.

“Kami juga sudah berencana membuatkan rute khusus untuk event ini agar bertaraf internasional. Nantinya dalam gelaran tahun-tahun berikutnya kami berharap pembangunan infrastruktur seperti jalan, penginapan dan fasilitas lain dapat segera selesai,” ujarnya.

Ganjar juga meminta panitia untuk getol menyosialisasikan event tersebut, baik di tingkat nasional maupun internasional.

“Event olahraga ini diharapkan semakin mendunia dan bisa menyaingi Boston Marathon, Tokyo Marathon dan lainnya,” tutur Ganjar. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 15 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *