Home > HEADLINE > Wabup Demak Monitoring UNBK Paket C Jurusan IPS

Wabup Demak Monitoring UNBK Paket C Jurusan IPS

DEMAK[Kampusnesia] -Wakil Bupati Demak Drs H Joko Sutanto didampingi Kepala Dindikbud Kabupaten Demak Drs Anjar Gunadi MPd melakukan monitoring Pelaksaan Ujian Nasional Berbasus Komputer(UNBK) Kesetaraan Program Paket C Tahun Pelajaran 2018 / 2019 yang berlangsung di SMK N 1 dan SMK N 2 Demak, Sabtu(13/4)

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Demak Drs Anjar Gunadi M Pd mengatakan UNBK ini diikuti sebabtak 788 siswa, yang pelaksanaannya dilangsungkan di kampus SMA N 1 Mranggen, SMA N 1 Karangtengah, SMK Pembangunan Mranggen, SMK Sultan fatah, SMA N 1 Karanganyar, SMK Miftahul Huda, SMK N 1 Demak dan SMK N 2 Demak.

“Khusus hari ini (Sabtu) kita monitoring pelaksanaan UNBK Paket C setara dengan SMA, SMK, MA Sederajat di SMK N 2 Demak. Pesertanya mencapai 130 siswa yang terbagi dalam 4 laboratorium komputer,” ujar Anjar di Demak, Sabtu (13/4)

Menurutnya, semua siswa  pesert UNBK berasal dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM )  Subulussalam, PKBM BE SMART, PKBM Tunas Bangsa, PKBM Putra Bangsa dan PKBM Sunan Kalijogo.

Kabid Paud dan PNF (Pendidikan Non Formal) Disdikbud Demak Afida Asfar menuturkan  pelaksanaan UNBK dijadwalkan selama 4 hari dimulai 13 April hingga 16 April 2019.

“Untuk hari pertama mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Geografi, yang dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan 12.30 WIB. Sedangkan untuk hari berikutnya ada mapel Matematika, Biologi, Bahasa Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan dan Fisika,” tutur Afida.

Nadiroh SPd Direktur PKBM Putra Bangsa mengatakan peserta yang mengikuti Ujian Paket C tidak ada batasan usia. Peserta termuda atas nama Muhammad Ilyas Al Aqib umur 18 tahun, sedangkan peserta tertua atas nama Khoiri, Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Guntur usia 48 Tahun. Keduanya dari PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar) Putra Bangsa yang beralamatkan di Perum Griya Bhakti Praja Blok A Nomor 8.

Monitoring berikutnya dilaksanakan ke  SMK N 1 Demak, ada 183 Siswa yang terbagi dalam 5 Laboratorium Komputer. Semuanya berasal dari PKBM Surya Alam, PKBM Ar Rafat, PKBM Ngudi Mulyo dan SKB Demak,” ujar Suriyatiningsih, Kasi PNF Dindikbud Demak.

Senebtara itu, Wabup Demak Drs H Joko Sutanto menuturkan hasil monitoring sungguh luar biasa,  peserta ujian memakai komputer semua.

“Saya berharap agar Sanggar Kegiatan Belajar ( SKB) Demak sebagai satuan PNF negeri milik Kabupaten dapat menjadi pusat pelatihaan/praktek komputer dan sebagainya, seperti SMA masa lalu, teori dimasing-masing PKBM dan ketika praktek  dilaksanakan di SKB,” tutur Joko disela monitoring.

Menurutnya, ini langkah awal dan lebih murah, karena di SKB telah tersedia sapras (lab komputer). Sangat diperlukan anggaran besar kalau masing-masing PKBM harus memiliki lab komputer, karena perlu disiapkan tempatnya, sekaligus tutornya sehingga bisa berjalan lancar. (Faidlul Atiq/smh)

* Artikel ini telah dibaca 66 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *