Home > HEADLINE > Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Dugderan 2019

Ribuan Warga Tumpah Ruah Saksikan Kirab Dugderan 2019

SEMARANG[Kampusnesia] – Ribuan warga dari berbagai daerah terus memadati jalan Pemuda Kota Semarang sejak siang hari untuk menyaksikan Kirab Budaya Dugderan yang digelar dalam menyambut bulan suci Ramadhan, Sabtu (4/5).

Tradisi Dugderan yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB diawali dengan upacara pembukaan Kirab Budaya Dugder bertempat di halaman Balai Kota dipimpin oleh Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang memerankan diri sebagai Kanjeng Bupati Raden Mas Tumenggung Arya Purbaningrat.

Tradisi Dugderan di Kota Semarang nerupakan budaya yang digelar sejak 1881 setiap menjelang Ramadhan.

“Tradisi Dugderan diharapkan Pemerintah Kota Semarang dengan masyarakat tidak melupakan sejarah para leluhur. Warisan Budaya Dugderan dapat mengguyup rukunkan persatuan dan kesatuan yang kita jaga terus menerus, masyarakat Semarang memiliki rasa semangat, gotong royong dan toleransi,” ujar Hendi panggila akrab Hendrar Prihadi itu.

Menurutnya, para pemimpin dan rakyat dalam bersilaturahmi agar tidak ada jarak antara pemimpin dengan rakyat. Warag ngendok prosesi gugderan menggambarkan prosesi dugderan yang berkehendak dan berperilaku posistif.

Dugderan, lanjutnya, dapat menjadikan daya tarik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

Dia menuturkan Kirab Budaya Dugderan ini juga sekaligus memperingati Hari Jadi Kota Semarang yang ke – 472 tahun. Keberhasilan Kota Semarang dapat dilihat dari prestasinya yang mampu meraih beberapa penghargaan.

Kirab Budaya Dugderan diikuti sebanyak 2.500 peserta dari berbagai kalangan dengan menampilkan berbagai kreasi. Bahkan Warag Ngendok raksasa setinggi 6 meter juga ikut ditampilkan hingga menjadi perhatian para penonton.i

Kirab Budaya ini dengan rute Start dari Balai Kota melewati jalan Pemuda, dilanjutkan menuju Masjid Kauman dan berakhir menuju ke Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT).

Di Lokasi MAJT menjadi puncak Kirab Budaya Dugderan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyambut prosesi Dugderan ini dengan ditandai pemukulan bedug. (Novi Ratna Sari)

* Artikel ini telah dibaca 8 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *