Home > HEADLINE > Mahasiswa Perikanan Harus Miliki Keunggulan Skill Untuk Garap Potensi Kelautan

Mahasiswa Perikanan Harus Miliki Keunggulan Skill Untuk Garap Potensi Kelautan

SEMARANG[Kampusnesia] – Mahasiswa Perikanan dan Ilmu Kelautan harus memiliki keunggulan berupa skill, inovasi dan jaringan, menyusul pencanangan Indonesia sebagai poros maritim dunia oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ketua Umum Keluarga Alumni Perikanan Universitas Diponegoro (Kerapu), Abdul Kadir Karding mengatakan mahasiswa perikanan dan ilmu kelautan harus memiliki keunggulan baik skill, inovasi maupun jaringan.

“Keunggulan itu, merupakan tuntunan untuk dapat bersaing, mengingat Indonesia telah dicanangkan sebagai poros maritim dunia oleh Jokowi,” ujarnya saat memberikan kuliah umum kepada ratusan mahasiswa baru dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) di kampus FPIK Universitas Diponegoro, Tembalang, Semarang, Senin (12/8).

Menurutnya, ditengah globalisasi dan kompetisi yang sangat ketat, mahasiswa dan lulusan FPIK Universitas Diponegoro (Undip) harus memiliki skill, inovasi dan jaringan yang kuat.

“Mulai dari mahasiswa diharapkan terus mengasah skill (ketrampilan) terkait budidaya perikanan maupun budidaya kelautan, sehingga saat mereka lulus diharapkan memiliki skill mumpuni,” tuturnya.

Ketrampilan saja, lanjutnya, tidak cukup, namun ke depannya lulusan FPIK Undip harus memiliki kemampuan untuk berinovasi dan membangun jaringan yang kuat.

“Indonesia ini penghasil ikan nomor dua di dunia setelah China, tapi kenapa ekspor kita nomor 6 di dunia?. Ini dikarenakan ekspor kita masih bahan mentah belum diolah. Untuk itu diperlukan inovasi untuk mengejar ketertinggalan,” ujar Kadir.

Kadir menambahkan generasi muda maupun mahasiswa harus bisa memaksimalkan potensi yang dimiliki Indonesia, termasuk perikanan dan kelautan yang begitu besar.

Saat ini, tutur Kadir, potensi kemaritiman belum dimaksimalkan oleh masyarakat Indonesia hingga hasilnya belum menunjukkan sesuai yang diharapkan.

“Saat ini potensi kelautan baru digarap sangat minim, banyak lahan tangkap yang dapat dikelola secara optimal. Bahkan mahasiswa baru harus bisa mengoptimalkan potensi tersebut dengan berbagai inovasinya,” tuturnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 9 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *