Home > KABAR KAMPUS > EDUKASI KAMPUS > Hasil Penelitian LGBT Dari Tiga Mahasiswa Unissula Lolos Ikuti PIMNAS

Hasil Penelitian LGBT Dari Tiga Mahasiswa Unissula Lolos Ikuti PIMNAS

SEMARANG[Kampusnesia] – Mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) melakukan penelitian terkait LGBT yang difokuskan pada pemberian terapi psikologis untuk membantu meningkatkan kesadaran orientasi seksual pada LGBT.

Ketua Peneliti Ardy Wiratama mengatakan terapi yang digunakan berasumsi bahwa proses kognitif atau pikiran sangat berpengaruh pada pembentukan keputusan dan perilaku, hingga perubahan pikiran juga akan diikuti oleh perubahan perilaku.

Menurutnya, sebelum menjadi LGBT, tentu ada berbagai pemikiran dan kejadian yang melatarbelakangi hingga mendorong sesorang terseret ke pergaulan LGBT.

Para partisipan dalam penelitian ini, lanjutnya,  memiliki pemikiran awal yang beragam sebelum menjadi LBGT, di antaranya persepsi negatif terhadap lawan jenis, lebih percaya diri dengan atribut lawan jenis (seperti baju) dan pemikiran bahwa mereka memang sudah terlanjur diciptakan sebagai LGBT dari kecil.

Kondisi itu, dia menambahkan juga tidak lepas dari pengaruh pola pengasuhan para orang tua.

Dwi Agustiyaningsih, salah satu anggota penelitian menuturkan ada partisipan perempuan yang ditinggal menikah oleh kekasihnya, lalu kecewa dan memiliki pandangan negatif pada lawan jenis.

Bahkan jua ada partisipan laki-laki yang memiliki pemikiran bahwa wanita itu ribet, sehingga lebih sering bertengkar jika berhubungan dengan wanita. Selain juga ada partisipan laki-laki yang merasa lebih percaya diri mengenakan identitas wanita karena dari kecil sudah terbiasa diberi pakaian wanita oleh keluarganya.

Penelitian ini, tutur Dwi, juga mengungkap berbagai konflik psikologis yang dialami oleh partisipan, seperti kekhawatiran pada masa depan, konflik internal maupun eksternal dengan lingkungan keluarga dan sosial.

Sandy Agum Gumelar salah satu anggota peneliti lainnya mengatakan hasil penelitian ini juga telah mereka presentasikan dalam konferensi ilmiah internasional di Universiti Sains Malaysia pada 2-4 Agustus 2019.

Menurutnya, dengan lebih memahami berbagai konflik psikologis yang sedang dialami, seseorang akan lebih mudah untuk merubah berbagai pikiran yang kurang tepat, menemukan alternatif pikiran baru, dan membuka peluang terjadinya perubahan perilaku.

Penelitian itu didampingi Anisa Fitriani SPsi MPsi Psikolog sebagai dosen pembimbing yang juga menjadi salah satu penelitian yang didanai kemeristekdikti dalam ajang Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan dinyatakan lolos untuk dikompetisikan dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) yang akan digelar di Bali pada 27 – 31 Agustus 2019 mendatang. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 9 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *