Home > HEADLINE > Semarang Mantul Sekolah Berpotensi Lahirkan Altet Trampoline

Semarang Mantul Sekolah Berpotensi Lahirkan Altet Trampoline

SEMARANG[Kampusnesia] – Gravity Indoor Trampoline Park Semarang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang telah meluncurkan program “Semarang Mantul Sekolah” dengan memberikan kelas gratis pengenalan dasar olahraga trampoline ke puluhan sekolah SD dan SMP se-Kota Semarang.

General Manager Gravity Indoor Trampoline Park, Indra Renk mengatakan program Semarang Mantul Sekolah telah berjalan sejak 5 Agustus 2019 lalu saat awal tahun ajaran baru sekolah.

Menurutnya, diawal program tersebut, diikuti oleh 20 sekolah SD dan SMP yang tersebar di wilayah Kota Semarang.

“Dinas Pendidikan Kota Semarang mengeluarkan surat edaran kepada 80 SD dan SMP yang ditunjuk untuk mengikuti program Semarang Mantul yang kami berikan gratis. Setiap sekolah mengirimkan 30 siswa dan guru olahraga tiap harinya dan didampingi 3 trainer serta kami berikan sertifikat kepada sekolah,” ujarnya di Gravity Indoor Trampoline Park Semarang, Jalan dr Cipto 226 Semarang, Selasa (20/8).

Indra menambahkan, animo siswa untuk mengikuti program ini cukup tinggi. Bahkan, pihaknya melihat banyak siswa – siswi memiliki talenta/bakat di olahraga trampoline.

“Dari pantauan kami, pihak sekolah merespons positif. Yang membanggakan banyak sekali bakat berpotensi yang dimiliki siswa untuk olahraga trampoline,” tuturnya.

Melalui program CSR tersebut, lanjutnya, akan didapat atlet trampolin yang berbakat dan potensial, mengingat trampolin sudah dipertandingkan di Olimpiade 2000 dan Asean Games 2018.

“Meski trampolin ini belum popular, namun kita akan lebih giatkan sosialisasinya, yang diharapkan dengan adanya wahana ini dan melalui program CSR bisa muncul bibit – bibit atlet profesional trampolin,” ujarnya.

Sedangkan untuk program Semarang Mantul Luar Kota, Gravity Indoor Trampoline Park Semarang juga bekerjasama dengan dinas Pariwisata Kota Semarang.

“Program Semarang Mantul Luar Sekolah ini kami memberikan diskon 15% plus free minuman fruit tes bagi seluruh pemegang KTP luar Kota Semarang,” tuturnya.

Program itu, lanjutnya, sebagai upaya untuk mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk meningkatkan kunjungan pariwisata.

“Program Semarang Mantul Luar Sekolah itu telah berjalan sejak 1 Juni lalu dan akan berakhir sampai dengan 31 Desember 2019 mendatang,” ujarnya. (rs)

* Artikel ini telah dibaca 14 kali.
Kampusnesia
Media berbasis teknologi internet yang dikelola oleh Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (STIKOM) Semarang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *